Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Balita 6-59 Bulan Di Desa Cisantana Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukamulya Kabupaten Kuningan Tahun 2025 Silpia, Dina; Prayuda, Cahyani Wira; Nur’Aisah, Enung
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20940

Abstract

Stunting adalah masalah pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi dan infeksi berulang. Kurangnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat menyebabkan masalah gizi, salah satunya adalah stunting. Masalah ini harus diatasi karena dapat mengganggu perkembangan fisik dan mental anak. Desa Cisantana dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki angka stunting yang tergolong tinggi, yaitu 21,9%, dan termasuk wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukamulya dengan prevalensi stunting tertinggi ketiga di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di Desa Cisantana wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukamulya. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu stratified random sampling sebanyak 71 responden yang berdomisili di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukamulya. Data dikumpulkan melalui kesioner dan pengukuran tinggi badan balita menggunakan Microtoise dan infantometer (length board). Analisis data menggunakan uji Fisher Exact Test dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil yang diperoleh yaitu p value 0,036 karena hasil sig (2-sided) lebih kecil dari p value 0,05 (p value < 0,05), maka dapat diartikan bahwa hasil analisis ini terdapat hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita 6-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukamulya. Kata Kunci: stunting, pemberian ASI eksklusif, balita.
Penerapan Pemberian Massage Effleurage untuk Mengurangi Risiko Decubitus pada Pasien Ny. T dengan Stroke Infark di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Silpia, Dina; Nurman, Muhammad; Eka Sudiarti, Putri
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i1.61

Abstract

Angka kasus stroke masih menjadi permasalahan kesehatan utama baik di negara maju maupun di Negara berkembang. Menurut World Health Organization (2022) secara global, lebih dari 12,2 juta. Pasien dengan stroke infark menyebabkan penderitanya mengalami keterbatasan mobilisasi dalam waktu yang cukup lama sehingga akan menyebabkan risiko terjadinya dekubitus meningkat. Salah satu tindakan yang dapat diberikan untuk mencegah hal tersebut adalah dengan penerapan massage effleurage dengan olive oil. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan penerapan pemberian massage effleurage untuk mengurangi risiko decubitus melalui asuhan keperawatan pada Ny. T dengan stroke infark di RSUD Arifin Achmad pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 16 Juni-18 Juni tahun 2025. Pada saat pengkajian kelemahan anggota gerak sebelah kiri sejak 6 jam sebelum masuk rumah sakit, klien kulit kering, tampak kemerahan, kulit tegang atau kaku bagian punggung. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu memberikan massage efflurage selama 3 hari. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan kulit lebih elastis dan kemerahan berkurang, aliran darah, menjadi lancar, punggung lebih rileks. Diharapkan kepada keluarga dapat meneruskan teknik massage effleurage dengan olive oil untuk mencegah decubitus pada pasien stroke hemoragik sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi terutama penyakit stroke.