Pada industri pengolahan makanan seperti aneka jenis kerupuk, aneka kacang goreng dan aneka makanan yang dikemas lainnya, keawetan dan daya tahan produk makanan tersebut tentu harus sangat diperhatikan dengan baik. Salah satu penyebab aneka makanan tidak tahan lama dan cepat kadaluarsa adalah kadar minyak masih yang terkandung pada aneka makanan tersebut. Penirisan minyak yang dilakukan secara manual tentu tidak efektif untuk produksi aneka makanan dalam jumlah besar pada skala industri. Untuk itu diperlukan suatu alat atau mesin yang dapat meniriskan dan mengurangi kadar minyak yang masih terkandung pada aneka makanan tersebut. Mesin yang digunakan adalah mesin peniris kacang tanah. Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Jawa Tengah dikenal sebagai daerah wisata yang terletak di lereng Gunung Lawu dengan berbagai macam keindahan wisata yang disajikan. Wisatawan kerap beradatangan untuk menikamati keindahan alam tawangmangu yang juga kaya akan hasil alamnya salah satunya kacang tanah. Namun kacang tanah belum bisa dimaksimalkan oleh warga setempat sebagai makanan khas yang dijadikan oleh-oleh wisatawan, sehingga perlu adanya satu usaha untuk merekayasa pengolahan makanan berbahan kacang tanah dalam bentuk pengadaan dan pelatihan mesin peniris kacang tanah untuk Dasawisma Brayat Ageng Nyai Roso Putih di Kelurahan Tawangmangu, Jawa Tengah. Dengan adanya pengadaan dan pelatihan mesin peniris kacang tanah dapat meningkatkan taraf perokonomian warga Keluarahan Tawangmangu, Jawa Tengah.