Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Subjective Complaints of Respiratory Disorders Due to Silica Dust Exposure to Workers at PT Bumi Saran Beton Kalla Block Alfina Baharuddin; Suharni A. Fachrin; Astrid Pratiwi Rufaedah Amir
Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Vol. 15 No. 2 (2021): Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology
Publisher : Institute of Medico-legal Publications Pvt Ltd

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37506/ijfmt.v15i2.14566

Abstract

Purpose: The aims to analyze the effect of exposure to silica dust and individual characteristics on subjectivecomplaints of workers’Methods: The study design used a cross sectional approach. This research was conducted at PT. BumiSarana Beton Kalla Block, samples in this study were workers in the ballmill, mixing and packing as manyas 27 people using the total sampling method. Data analysis using chi-square test and multiple regressiontest.Results: the results showed that the effect of age on subjective complaints of respiratory disorders was p0.904> 0.05, the effect of smoking on subjective complaints of respiratory disorders p 0.485> 0.05, the effectof working tenure on subjective complaints of respiratory disorders p 0.728> 0.05, the effect of The use ofrespiratory protective equipment against subjective complaints of respiratory disorders p 0.820> 0.05, theeffect of work history on subjective complaints of respiratory disorders p 0.647> 0.05, the effect of exposureto silica dust on subjective complaints of respiratory disorders p 0.529> 0.05.Conclusion: exposure to silica dust and individual characteristic factors such as age, smoking habits, yearsof service, use of respiratory protective equipment, and work history are not significant to the subjectivecomplaints of respiratory
Edukasi Dermatitis Kontak Pada Pekerja Pembudidaya Rumput Laut Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah; S, Khafifa; Anas, M.; Ishak, Syamsul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13208513

Abstract

Dermatitis kontak merupakan peradangan pada kulit disebabkan oleh suatu bahan yang kontak dengan kulit. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada warga Lingkungan Kunjung Mae, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar mengenai dermatitis kontak yang menjadi salah satu penyakit akibat kerja dari pembudidaya rumput laut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan pemberian materi dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan di salah satu rumah warga yang dihadiri sebanyak 30 orang. Hasil dari kegiatan ini dapat dinilai dengan peningkatan sebanyak 95%.
Tingkat Stres Kerja Pada Perawat di Unit Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar Rufaedah Amir, Astrid Pratiwi; Salam, Jumhur; Anas, M.; Ishak, Syamsul
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 11 (2024): June
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13208790

Abstract

The work demands of nurses in supervising, monitoring the health conditions of patients and the large number of patients in certain parts of a hospital require the ability of nurses to be ready to be placed in any unit with a workload that can continue to increase, which can cause work stress for nurses. This study aims to determine the level of work stress among nurses in the inpatient unit of Labuang Baji Hospital, Makassar. The research design used a cross sectional approach and the Bianchi stress questionnaire. The sample in this study was all 45 nurses in the inpatient room. Data analysis used the chi square method. The results showed that controlling had a relationship with the level of work stress of nurses p value = 0.114 (p ≤ 0.05), organizing had a relationship with the level of work stress of nurses p value = 0.000 (p ≤ 0.05), nursing care had a relationship with the level of nurse work stress p value = 1.000 (p ≤ 0.05), the work environment has a relationship with the nurse's work stress level p value = 0.125 (p ≤ 0.05). The conclusion of this study shows that nurses have good interpersonal relationships, there is no relationship between controlling, nursing care, and the work environment with the nurse's work stress level, while the organizing element has a relationship with the nurse's work stress level.
Edukasi Dermatitis Kontak Pada Pekerja Pembudidaya Rumput Laut Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah; S, Khafifa; Anas, M.; Ishak, Syamsul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13208513

Abstract

Dermatitis kontak merupakan peradangan pada kulit disebabkan oleh suatu bahan yang kontak dengan kulit. Tujuan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada warga Lingkungan Kunjung Mae, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar mengenai dermatitis kontak yang menjadi salah satu penyakit akibat kerja dari pembudidaya rumput laut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan pemberian materi dengan metode ceramah dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan di salah satu rumah warga yang dihadiri sebanyak 30 orang. Hasil dari kegiatan ini dapat dinilai dengan peningkatan sebanyak 95%.
Optimalisasi Pengelolaan SDM dan Logistik sebagai Strategi Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Bontonompo 1 Gowa Harma, Asmarani; Nururrahmah; Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.6176

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam mendukung sistem kesehatan nasional. Untuk menjalankan fungsinya secara optimal, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan logistik yang efektif dan efisien menjadi krusial. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial tenaga kesehatan di Puskesmas Bontonompo 1 Gowa melalui pelatihan dan pendampingan mengenai pengelolaan SDM dan logistik kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan lokal dan menggunakan pendekatan partisipatif serta berbasis studi kasus. Peserta kegiatan berjumlah 42 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan dan staf manajerial di Puskesmas. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 59,49 menjadi 81,43 setelah pelatihan. Uji statistik menggunakan paired t-test menghasilkan nilai signifikansi p < 0,001, yang menunjukkan bahwa pelatihan berdampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik kerja sehari-hari. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan fasilitas pelayanan kesehatan dapat memperkuat tata kelola institusi dan meningkatkan mutu layanan kesehatan. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan kapasitas SDM di Puskesmas lainnya dan turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Edukasi Pentingnya Perilaku Aman dalam Menjaga Keselamatan Nelayan Astrid Pratiwi Rufaedah Amir; Jumhur Salam; Khafifa S
FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/fundamentum.v3i1.664

Abstract

Fishermen are one of the worker groups with high occupational risks due to extreme weather, the use of traditional equipment, and the lack of safety standard implementation. Kampung Beru Village, located in Galesong District, Takalar Subdistrict, is a newly established village in 2022, where most of the population works as fishermen. Most fishermen admit that they have not yet implemented proper and appropriate safety management in their fishing activities. This is due to their limited knowledge of work safety standards. This habit is certainly very risky, considering the many potential dangers that can occur at sea. Therefore, this community service activity aims to provide education on the importance of safe behavior in ensuring fishermen’s safety through lectures and direct socialization. The results of this activity show an increase in the fishermen's understanding in Kampung Beru Village regarding the importance of applying safe behavior for their own safety.)
The Hubungan Karakteristik Individu dan Shift Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Aviation Security Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah; Salam, Jumhur; Harma, Asmarani; Ariyanto, Januar
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 1 (2025): Februari 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i1.1738

Abstract

Jam kerja panjang dan pola kerja shift yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko kelelahan kerja, yang berpengaruh terhadap kesehatan dan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dan shift kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan Aviation Security (AVSEC) Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah populasi adalah seluruh karyawan Aviation Security (AVSEC) yang berjumlah 400 orang. Sampel diperoleh dengan teknik Cluster Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil yang diperoleh ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja (p = 0,027), ada hubungan antara umur dengan kelelahan kerja (p = 0,000), ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,001) dan tidak ada hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,182).
Mewujudkan Nelayan Siaga: Sinergi APD dan Simulasi Darurat sebagai Strategi Perlindungan Diri di Laut Astrid Pratiwi Rufaedah Amir; Jumhur Salam; M Anas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i2.7719

Abstract

Occupational safety in the fisheries sector, particularly among traditional fishermen, remains frequently overlooked, thereby increasing the risk of work-related accidents at sea. In Kampung Beru Village, Galesong District, Takalar Regency, three occupational incidents have been recorded over the past two years, resulting in two fatalities. This community service initiative aimed to enhance fishermen’s knowledge, skills, and awareness of occupational safety through education on the use of personal protective equipment (PPE) and emergency response simulations. The activity employed a participatory method involving 53 fishermen, who underwent preliminary health screenings, received PPE education, were introduced to first aid kits, and participated in simulations of emergency conditions at sea, such as drowning, cardiac arrest, and hypothermia. The results indicated a significant increase in fishermen’s awareness and prioritization of safety, as evidenced by their commitment to equipping their vessels with PPE and first aid supplies. This program demonstrates that experiential learning is an effective approach in fostering a culture of safety within fishing communities.
Penguatan Budaya K3 Nelayan Berkelanjutan melalui Pendampingan Personal Hygiene Salam, Jumhur; Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah; Uigianto, Lusi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 4 (2026): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/t9fz1x62

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor perikanan sering kali terfokus pada keselamatan armada, sementara risiko penyakit akibat kerja yang bersumber dari rendahnya personal hygiene cenderung terabaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya K3 berkelanjutan pada komunitas nelayan melalui pendampingan edukatif mengenai praktik personal hygiene. Metode yang digunakan adalah pendampingan dialogis-reflektif yang berfokus pada transformasi persepsi risiko, mencakup tahap persiapan, proses diskusi terarah, dan evaluasi menggunakan instrumen kuesioner pre-test serta post-test. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bonto Mate’ne, Kabupaten Maros, melibatkan 30 nelayan serta dukungan pemerintah setempat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa intervensi tanpa simulasi fisik efektif mempertahankan pemahaman tinggi pada 80% peserta dan mengakselerasi pengetahuan 20% peserta lainnya terkait risiko biologis maritim. Temuan utama menunjukkan adanya pergeseran paradigma nelayan dalam memandang higiene sebagai instrumen perlindungan diri yang fundamental bagi produktivitas kerja. Kesimpulannya adalah model pendampingan edukatif berhasil membangun komitmen kolektif nelayan terhadap budaya K3 yang lebih higienis dan terukur. Dukungan formal dari pemerintah desa menjadi faktor penguat dalam melegitimasi standar kesehatan baru di lingkungan pesisir. Saran yaitu menggabungkan pesan K3 ke dalam kebijakan desa serta menciptakan pendamping sebaya sebagai pengawal perubahan perilaku. Dengan strategi ini, diharapkan risiko penyakit yang terjadi karena pekerjaan nelayan dapat dikurangi secara nyata dan berkelanjutan.