Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Alternatif Bahan Bakar dari Proses Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Lubis, Haryati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2021): Edisi Cetak
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10828879

Abstract

Plastik adalah suatu material organik sintetik atau material organik semi sintetik yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Dari produk plastik, dihasilkan salah satunya polypropylene. Polypropylene sendiri merupakan polimer termoplastik yang dibuat dari hasil polimerisasi molekul propilena. Sebagian besar monomer polypropylene berasal dari proses perengkahan uap dengan menggunakan nafta yang merupakan percahan berharga minyak mentah. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Permasalahan sampah di Indonesia khususnya sampah plastik sampai saat ini masih belum terselesaikan. Plastik sangat sulit untuk terurai secara alami, sehingga perlu adanya solusi untuk permasalahan tersebut, bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua dunia pengguna plastik setelah Cina. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pirolisis 250 C menghasilkan volume minyak 420 ml, densitas 0,75 gr/ml, nilai kalor 39.221 J/gr, kemudian suhu 300C menghasilkan volume 480 ml, densitas 0,76 gr/ml, nilai kalor 38.870 J/gr, sedangkan pada suhu 350 C menghasilkan volume 500 ml, densitas 0,77 gr/ml, nilai kalor 38.301 J/gr. Adapun nilai oktan minyak pirolisis adalah 83,5 dan nilai viskositasnya sebesar 0,034 Poise.
Alternatif Bahan Bakar dari Proses Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Lubis, Haryati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 1, No 1 (2021): Edisi Cetak
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10828879

Abstract

Plastik adalah suatu material organik sintetik atau material organik semi sintetik yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Dari produk plastik, dihasilkan salah satunya polypropylene. Polypropylene sendiri merupakan polimer termoplastik yang dibuat dari hasil polimerisasi molekul propilena. Sebagian besar monomer polypropylene berasal dari proses perengkahan uap dengan menggunakan nafta yang merupakan percahan berharga minyak mentah. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Permasalahan sampah di Indonesia khususnya sampah plastik sampai saat ini masih belum terselesaikan. Plastik sangat sulit untuk terurai secara alami, sehingga perlu adanya solusi untuk permasalahan tersebut, bahkan Indonesia menduduki peringkat kedua dunia pengguna plastik setelah Cina. Salah satu solusi alternatif untuk menangani sampah plastik yang saat ini adalah mengkonversi sampah plastik tersebut menjadi bahan bakar minyak. Sehubungan dengan kondisi tersebut maka penelitian ini bertujuan mengolah sampah plastik jenis polypropylene menjadi minyak dengan metode pirolisis menggunakan tiga variasi suhu pirolisis yaitu 250C, 300C, dan 350C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pirolisis 250 C menghasilkan volume minyak 420 ml, densitas 0,75 gr/ml, nilai kalor 39.221 J/gr, kemudian suhu 300C menghasilkan volume 480 ml, densitas 0,76 gr/ml, nilai kalor 38.870 J/gr, sedangkan pada suhu 350 C menghasilkan volume 500 ml, densitas 0,77 gr/ml, nilai kalor 38.301 J/gr. Adapun nilai oktan minyak pirolisis adalah 83,5 dan nilai viskositasnya sebesar 0,034 Poise.
Karakterisasi Pasir Besi (Fe3O4) Sungai Seruai Kabupaten Deli Serdang Yusuf Lubis, Ridwan; Maharani Rangkuti, Dea; Lubis, Haryati; Masthura; Husnah, Miftahul
Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Fisika dan Pembelajarannya (JIFP)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jifp.v7i2.19858

Abstract

In this research, iron sand was obtained from the Sei Serayu river in Deli Serdang Regency. The method for extracting iron sand is by manual extraction using a permanent magnet. The samples that have been obtained are then given temperature treatment with variations of 500 o C, 600 o C and 700 o C so that the iron sand undergoes oxidation. Next, the samples that have been heat treated are characterized using XRD, SEM and XRF. From the XRD test results it was found that the sample consisted of Fe3O4 with a magnetite phase. XRD diffraction peaks were obtained at angles 2θ: 17.26 o, 29.98 o, 35.4 o, 43.16 o, 57.08 o, and 62.56 o. SEM test results show that sample D contains magnetite (Fe3O4) with a silver color. Based on the analysis of test results, it can be concluded that the most optimal results are found in sample D with a sintering temperature of 700o C.