Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Konsep Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM di Desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13287089

Abstract

UMKM menjadi salah satu sektor yang banyak digemari oleh masyarakat karena UMKM tidak mengeluarkan modal yang besar untuk memulainya dan lapangan kerja yang tidak sebanding dengan pencari kerja. Peranan dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia dapat dirasakan diberbagai daerah. Hal tersebut dikarenakan pasar UMKM telah menjangkau pasar internasional atau luar negeri. Sehingga, UMKM dapat menciptakan adanya pemerataan perekonomian rakyat kecil, pengentasan kemiskinan, serta penyumbang devisa bagi negara. Kegiatan pengabdiaan masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perkembangan UMKM di desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas  bukan berarti tidak mempunyai masalah, justru dihadapkan beberapa masalah. Adapun kendala atau masalah yang dihadapi UMKM di Kecamatan Kuantan Tengah seperti kurang memadainya sumber daya manusia, pengelolaan usahanya, tingkat daya beli masyarakat yang rendah dan kurangnya perhatian dari dinas terkait. Pelaku UMKM di desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas sering mengalami penurunan kinerja yang disebabkan oleh tingkat daya beli masyarakat yang tergolong rendah yang mengakibatkan penjualan dan keuntungan yang menurun dari tahun tahun sebelumnya. Inklusi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja UMKM.
Peran Desentralisasi Fiskal Bagi Pembangunan A, Azulaidin
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 1, No 9 (2024): April
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13300729

Abstract

One of the important elements of regional autonomy policy is fiscal decentralization. The importance of this policy is certainly not only to increase the amount of budget that can be managed by the regional government, but it is also expected to be managed to improve regional development. In other words, through this budget, it is hoped that development problems in the region can be resolved. In the context of Medan City, the implementation of fiscal decentralization is expected to overcome the problem of unemployment. Through this policy, it is hoped that the Medan City Government can support the growth of the expected key sectors. can have an impact on the growth of other sectors, increasing output, employment opportunities, and regional income. This can be done, among others, by allocating part of the budget to these key sectors. However, some of the factors above may not necessarily have a positive impact on regional economic development. One of the factors that can be the main obstacle is institutional problems that can be counter-productive to efforts to develop the regional economy, including in overcoming the problem of unemployment. To investigate further, the factual conditions of the policy, the following things need to be questioned: (1) How is the economic structure of Medan City reviewed from the sectoral output structure, demand and supply structure, consumption structure, investment structure and stock changes, export and import structure and gross value added structure (regional income).
Konsep Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM di Desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13287089

Abstract

UMKM menjadi salah satu sektor yang banyak digemari oleh masyarakat karena UMKM tidak mengeluarkan modal yang besar untuk memulainya dan lapangan kerja yang tidak sebanding dengan pencari kerja. Peranan dan kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia dapat dirasakan diberbagai daerah. Hal tersebut dikarenakan pasar UMKM telah menjangkau pasar internasional atau luar negeri. Sehingga, UMKM dapat menciptakan adanya pemerataan perekonomian rakyat kecil, pengentasan kemiskinan, serta penyumbang devisa bagi negara. Kegiatan pengabdiaan masyarakat ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perkembangan UMKM di desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas  bukan berarti tidak mempunyai masalah, justru dihadapkan beberapa masalah. Adapun kendala atau masalah yang dihadapi UMKM di Kecamatan Kuantan Tengah seperti kurang memadainya sumber daya manusia, pengelolaan usahanya, tingkat daya beli masyarakat yang rendah dan kurangnya perhatian dari dinas terkait. Pelaku UMKM di desa Bangun Mulia Kecamatan Medan Amplas sering mengalami penurunan kinerja yang disebabkan oleh tingkat daya beli masyarakat yang tergolong rendah yang mengakibatkan penjualan dan keuntungan yang menurun dari tahun tahun sebelumnya. Inklusi keuangan dan literasi keuangan memiliki pengaruh positif terhadap kinerja UMKM.
Pendampingan Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto; S, Syaharman; Nursidin, M.
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14811445

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya UMKM yang masih menggunakan sistem manualisasi. Sistem manualisasi adalah dengan mencatat laporan keuangan dengan kertas catatan sederhana sehingga sistem informasi yang tercatatat belum sepenuhnya efektif menurut akuntansi oleh karena itu dianggap perlunya pendampingan penggunaan sistem informasi akuntansi pada UKM khususnya di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai, dengan demikian permasalahan yang harus dibahas bagaimana Penggunaan sistem informasi Akuntansi pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai serta Faktor apakah yang menyebabkan UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai belum menggunakan informasi akuntansi? Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat deskriftif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sumber penelitian berasal dari 3 orang pemilik UMKM kemudian data yang terkumpul digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berpikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan masih rendahnya penggunaan sistem informasi akuntansi pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai, adapun faktor yang penyebabnya adalah disebabkan oleh lima faktor yaitu kendala-kendala industri UMKM, tingkat pengetahuan akuntansi yang masih rendah, tingkat kesadaran melakukan akuntasi, keterbatasan waktu, dan kurangnya tenaga kerja dalam pengetahuan akuntasi.
Pengaruh Tenaga Kerja, Tingkat Pendidikan dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Medan A, Azulaidin
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 6 (2025): January
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14842282

Abstract

This study aims to determine and analyze how much influence the number of workers, education level and government spending have on economic growth in the city of Medan. The hypothesis proposed is that the number of workers, education level and government spending have a positive and significant effect on economic growth in the city of Medan. The type of data used in this study is secondary data. The data is then processed using SPSS 21 with the multiple linear regression analysis method. The results of the study indicate that the number of workers, education level and government spending have a positive effect on economic growth in the city of Medan, the regression results between the dependent variable and the independent variable are R-Square = 0.979 and F statistic = 93.880 so that together the variables of workers, education level and government spending have a positive effect on economic growth in the city of Medan.
Pendampingan Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi Pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto; S, Syaharman; Nursidin, M.
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14811445

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya UMKM yang masih menggunakan sistem manualisasi. Sistem manualisasi adalah dengan mencatat laporan keuangan dengan kertas catatan sederhana sehingga sistem informasi yang tercatatat belum sepenuhnya efektif menurut akuntansi oleh karena itu dianggap perlunya pendampingan penggunaan sistem informasi akuntansi pada UKM khususnya di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai, dengan demikian permasalahan yang harus dibahas bagaimana Penggunaan sistem informasi Akuntansi pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai serta Faktor apakah yang menyebabkan UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai belum menggunakan informasi akuntansi? Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan sifat deskriftif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sumber penelitian berasal dari 3 orang pemilik UMKM kemudian data yang terkumpul digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berpikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan masih rendahnya penggunaan sistem informasi akuntansi pada UMKM di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota Kota Binjai, adapun faktor yang penyebabnya adalah disebabkan oleh lima faktor yaitu kendala-kendala industri UMKM, tingkat pengetahuan akuntansi yang masih rendah, tingkat kesadaran melakukan akuntasi, keterbatasan waktu, dan kurangnya tenaga kerja dalam pengetahuan akuntasi.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Meningkatkan Akuntabilitas di Desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto; S, Syaharman; N, Nursidin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16085527

Abstract

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara yaitu untuk memberikan pengetahuan yang memadai tentang pelaporan keuangan desa sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan desa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di Desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Pelatihan diikuti oleh 10 peserta, meliputi kepala desa, sekretaris desa, bendahara, kasi, kaur, pendamping, tenaga administrasi dan perwakilan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan yaitu ceramah, tutorial dan diskusi. Kegiatan pelatihan berjalan lancar dan para peserta antusias dalam mengikuti materi. Masyarakat juga merasakan pentingnya pelatihan ini karena akan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Meningkatkan Akuntabilitas di Desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto; S, Syaharman; N, Nursidin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 4 (2025): July 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16085527

Abstract

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara yaitu untuk memberikan pengetahuan yang memadai tentang pelaporan keuangan desa sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku dan memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan desa. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan Mei 2025 di Desa Lubuk Cemara Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara. Pelatihan diikuti oleh 10 peserta, meliputi kepala desa, sekretaris desa, bendahara, kasi, kaur, pendamping, tenaga administrasi dan perwakilan masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan yaitu ceramah, tutorial dan diskusi. Kegiatan pelatihan berjalan lancar dan para peserta antusias dalam mengikuti materi. Masyarakat juga merasakan pentingnya pelatihan ini karena akan meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.
Optimizing MSME Revenue Through Digital Marketing in Perk. Bukit Lawang Village Batubara, Enika Diana; A, Azulaidin; Harahap, Yenni Ramadhani; S, Sariyanto; S, Syaharman; N, Nursidin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2026): January
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18491016

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the Indonesian economy. The existence of MSMEs contributes to regional economic development, particularly in efforts to encourage an increase in per capita income and income distribution in local areas. One of the most fundamental problems faced by MSMEs is their relatively low productivity, which is caused by the low quality of human resources, especially in the areas of management, organization, mastery of technology, and marketing, as well as the relatively low level of entrepreneurial competence compared to large enterprises. Digital marketing is the application of digital technology in marketing activities and the development or adjustment of marketing strategies by companies. The main focus of continuous efforts to improve individuals’ quality of life is the income generated by MSMEs in Indonesia, particularly in Perk. Bukit Lawang. The problems faced by MSMEs in Perk. Bukit Lawang include the low percentage of businesses utilizing digital marketing, which has not kept pace with the rapid development of the internet, and the lack of necessary skills among some MSME actors to implement digital marketing. Based on these issues, the purpose of this community service activity is to examine how digital marketing helps increase MSME sales revenue in Perk. Bukit Lawang, how digital applications are utilized to advertise products in an effort to increase MSME income, and how digital marketing affects overall sales revenue in Perk. Bukit Lawang.
Analysis of International Trade in Promoting Economic Growth in Indonesia A, Azulaidin
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 4, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18709231

Abstract

An increase in economic growth is driven by higher investment, which is a key factor in enhancing Indonesia’s competitiveness at both regional and global levels. In this context, the manufacturing industry plays an important role as it has become a primary driver of the economy. This study aims to examine the effects of the exchange rate, world oil prices, China’s economic growth, United States economic growth, and foreign investment on Indonesia’s economic growth through agricultural exports, industrial exports, and imports. The findings indicate that the exchange rate, world oil prices, China’s economic growth, and United States economic growth influence Indonesia’s economic growth. However, foreign direct investment does not have a significant effect on Indonesia’s economic growth. This study suggests that appropriate policies to stabilize the rupiah exchange rate, investment, and international trade will ultimately enhance productivity and promote Indonesia’s economic growth.