Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Physical Therapy UNISA

Pengaruh pemberian extracorporeal shock wave therapy (ESWT) dan ultrasound (US) terhadap penurunan nyeri pada tennis elbow: Narrative review Yani, Fitri; Wally, Ilham; Larasati, Prihantoro
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.099 KB) | DOI: 10.31101/jitu.2661

Abstract

Latar Belakang: Tennis elbow merupakan penyakit degeneratif atau peradangan pada origo grup otot exstensor wrist. Keluhan yang selalu muncul adalah nyeri yang tajam pada area lateral epicondyle siku, nyeri yang timbul bersifat konstan, dan akan membuat kelemahan pada otot-otot extensor di wrist sehingga mengakibatkan gangguan pada aktivitas sehari-hari dan dapat menurunkan kinerja dan produktivitas kerja seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh extracorporeal shock wave therapy dan ultrasound terhadap penurunan nyeri pada penderita tennis elbow. Metode: penelitian ini menggunakan metode narrative review artikel berasal dari 3 database, yaitu Pedro, Pubmed, dan Google Schollar. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel free full text yang membahas tentang extracorporeal shock wave therapy dan ultrasound terhadap penurunan nyeri pada tennis elbow yang di publish tahun 2017-2022 berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil : Rata-rata nilai nyeri (VAS) pretest pada pemberian extracorporeal shock wave therapy sebesar 7,6 setelah pemberian intervensi selama 3-4 minggu didapatkan rata-rata nilai penurunan nyeri (VAS) posttest sebesar 4, pada pemberian ultrasound rata-rata nilai nyeri (VAS) pretest sebesar 7, setelah pemberian intervensi selama 2-4 minggu didapatkan rata-rata nilai penurunan nyeri (VAS) posttest sebesar 3,6 Kesimpulan: Pemberian extracorporeal shock wave therapy dan ultrasound efektif dalam mengurangi nyeri pada penderita tennis elbow.
Manajemen fisioterapi stiff knee ec post arthrotomy dan debridement gonitis dextra: a case report Mutiara, Farrah Rizky; Fatmarizka, Tiara; Larasati, Prihantoro
Journal Physical Therapy UNISA Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jitu.3047

Abstract

Tuberkulosis dapat menyerang bagian tubuh manapun, salah satunya yaitu tuberculosis bone atau infeksi bakteri tuberkulosis yang menyerang bagian tulang dan sendi terutama pada sendi lutut yang biasa di sebut gonitis. penyebaran dapat terjadi dengan 2 cara yaitu dengan penyebaran hematogen (melalui dalam darah) dapat melalui sinovial atau subkondral (femur distal, tibia proksimal, atau patella), bisa juga dengan penyebaran secara tidak langsung yang disebabkan karena rusaknya area tulang bagian epifisis (pada orang dewasa) atau metafisis (pada anak-anak) yang menyebabkan erosi pada ruang sendi dan menjadi radang sendi. Studi kasus ini bertujuan untuk melaporkan kasus klinis tuberkulosis lutut (gonitis) untuk mendukung penegakkan diagnosis tuberkulosis sendi secara tepat. Metode studi kasus ini berupa analitik eksperimental. Sampel penelitian dengan seorang penderita Gonitis dengan Stiff Knee di Unit Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Prof.Dr. Soeharso Surakarta. Pengukuran menggunakan metline sebagai alat ukur antropometri, Goniometer sebagai alat ukur lingkup gerak sendi dan KOS-ADL sebagai alat ukur kemampuan fungsional pasien. Program fisioterapi dilakukan dengan TENS, Cryotherapy dan Terapi Latihan berupa Strengthening. Hasil program menunjukkan modalitas fisioterapi yang diberikan terprogram efektif memperbaiki kelemahan otot, inflamasi dan nyeri pada pasien serta dapat mengurangi gangguan fungsional pasien.