Hasibuan, Sri Femina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Nilai Agama dan Moral Melalui Pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan Hasibuan, Sri Femina; Siregar, Bahtiar
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Nilai Agama dan Moral Mellalui Pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif atau naturalistik, karena titik fokus penelitian ini adalah pada observasi dan suasana alamiah (naturalistic setting). Dikatakan juga natural karena pelaksanaan penelitian memang terjadi secara alamiah, apa adanya dalam situasi normal yang tidak dimanipulasi keadaan dan kondisinya, singkatnya menekankan pada deskripsi secara alami. Penelitian ini menemukan hasi akhir yaitu: 1).Bentuk penanaman nilai agama dan moral anak usia dini dalam pengasuhan Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan dengan metode bercerita, karyawisata, keteladanan dan pembiasaan. Metode-metode yang digunakan guru dan orang tua dalam menanamkan nilai agama dan moral anak usia dini dilaksanakan dengan mengimprovisasi kebudayaan-kebudayaan yang melekat pada Etnis Batak Mandailing di TK Haholongan Padang Sedempuan. 2).Faktor yang mendukung dalam proses penanaman nilai agama dan moral anak usia dini adalah pada aspek kebudayaan Batak Mandailing yang cenderung pada kepatuhan, artinya bentuk kepatuhan yang ditanamkan orang tua kepada anak menyebabkan anak menjadi mematuhi setiap perintah dan larangan dari orangtua dalam proses penanaman nilai moral dan agama. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu lingkungan yang kurang baik untuk penanaman nilai moral dan agama pada anak usia dini serta terbatasnya waktu interaksi antara orang tua dan guru, serta orang tua dan anak.