Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Kisah Luqman Al-Hakim Bagi Masyarakat Di Nagori Wonorejo Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Sumatera Utara Abdi Syahrial Harahap; Bahtiar Siregar
Jurnal Abdi Ilmu Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Abdi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam pada dasarnya merupakan upaya pembinaan dan pengembangan potensi manusia, agar tujuan kehadirannya di dunia ini sebagai hamba Allah dan sekaligus tugas khalifah Allah tercapai sebaik mungkin. Potensi yang dimaksud meliputi potensi jasmaniah dan potensi rohaniah seperti akal, perasaan, kehendak, dan potensi rohani lainnyaAdapun tujuan pelaksanaan pengabdian ini, untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang pendidikan agama islam dan memeberikan pengetahuan islam tentang konsep pendidikan islam. Adapun target khusus pengabdian masyarakat ini adalah agar masyarakat paham dan mnegrti tentang pendidikan agama islam dalam keluarga yang diharapkan keluarga dapat sakinah, mawaddah dan warahmah serta membentuk masyrakat yang islami sesuai dengan konsep pendidikan yang sesuai dengan Al-Luqman Hakim. Adapun tujuan pengabdian ini secara luas adalah mencerdaskan anak masyarakat dan bangsa terhadap pemahaman pendidikan islam. Sehingga dengan kegitan pengabdian ini masyarakat sadar begitu pentingnya pendidikan agama islam dalam keluarga dan masyarakat.
Efektivitas Fungsi Remaja Masjid Dan Badan Kenaziran Masjid Dalam Pengembangan Kegiatan Keagamaan Di Nagori Wonorejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Bahtiar Siregar
Jurnal Abdi Ilmu Vol 13 No 1 (2020): Jurnal Abdi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja masjid merupakan suatu sarana untuk mempererat tali silaturahim baik dalam pergaulan sesama remaja maupun pergaulan dalam masyarakat. Keberadaan remaja masjid seyogianya memberikan warna tersendiri bagi pengembangan masjid dan tentunya, bisa menjadi motor pengembangan pendidikan Islam, yaitu dengan menjadikan masjid sebagai wadah pusat aktivitas umat Islam khususnya bagi remaja masjid. Adapun fungsi utama remaja masjid yaitu memakmurkan masjid, kaderisasi ummat, dakwah dan sosial. Badan kemamkmuran mesjid merupakan basis sentral dalam menjalankan misi dan visinya untuk menjalankan program mesjid. Disamping itu, badan kenaziran masjid juga berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan utama dalam badan kenaziran masjid diantaranya membuat wadah untuk mempersatukan ummat dan masyarakat, awal dari pergerakan sosial gotong royong, menjaga kearifan dalam masyarakat. Penelitian ini bertuajuan untuk mengetahui efetivitas fungsi remaja masjid dan badan kenaziran masjid dalam pengembangan kegiatan keagamaan di Nagori Wonoerjo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskripsi Kualitatif. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini observasi, wawancara disertai dengan sample /sampling dengan cara Purpose Sampling yaitu pengambilan sample berdasarkan tujuan penelitian serta menentukan kriteria tertentu sebagai responden serta dokumentasi. Dalam penelitian ini focus pada remaja masjid, badan kenaziran masjid hingga jamaah masjid yang selalu aktif hadir di masjid. Adapun parameter yang diamati berbagai jenis kegiatan keagamaan yang lakukan oleh remaja masjid dan badan kenaziran masjid.
The Cost of Islamic Boarding School Electricity Bills is Lowered by Installing Solar Cells on Grid Limiters Parlin Siagian; M. Erpandi Dalimunthe; Bahtiar Siregar; M. Fadlan; Ridho Anggu Frasasti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 1 No. 8 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v1i8.1954

Abstract

The world's supply of fossil energy is currently decreasing, and in time it will be scarce, while the human need for energy continues to increase. Solar cells that utilize solar energy are a source of renewable electrical energy (EBT). The burden of electricity bills at the Fajrul Iman Patumbak Modern Islamic Boarding School, Deli Serdang Regency is quite a burden on Islamic boarding school expenses. To reduce the burden of spending on electricity bills at Islamic boarding schools, solar cells and control equipment are installed so that they can generate electricity. After this service is carried out, the cost of spending on Islamic boarding schools has decreased. From this decrease, other Islamic boarding schools who know about this program are excited to utilize solar cells as a source of electric power. In the end, this program became a pilot for Islamic boarding schools that used EBT. All of these hopes can be seen in the dedication video that has been broadcast on the YouTube channel.
Implementasi Pembentukan Karakter Religius Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Pembiasaan di PAUD Harapan Mandiri Kecamatan Medan Deli Kota Medan Rahayu Dwi Utami; Bahtiar Siregar; Noni Pratiwi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9783

Abstract

Tulisan ini menjelaskan menanamkan karakter pada anak sejak dini adalah suatu yang strategis. Karakter anak akan dibentuk dengan baik jika proses tumbuh kembang anak mendapatkan ruang untuk mengungkapkan diri secara luas. Pembentukan karakter diibaratkan mengukir. Sifat ukiran adalah melekat kuat di atas benda yang diukir, tidak pula mudah tertelan waktu karena gesekan. Menghilangkan ukiran sama saja dengan menghilangkan benda yang di ukir, karena ukiran melekat dan menyatu dengan bendanya. Demikian pula dengan karakter yang merupakan sebuah pola, baik itu pikiran, sikap, maupun tindakan, yang melekat pada diri seseorang dengan sangat kuat dan sulit dihilangkan. Proses pembentukan karakter anak juga ibarat mengukir sedemikian rupa, sehingga akan unik, menarik, dan berbeda antara satu dan lainnya.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI TK IT DARUL QUR’AN BATUBARA Zuraidah Zuraidah; Bahtiar Siregar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20348

Abstract

Kecerdasan sosial sangat dibutuhkan oleh setiap manusia, kecerdasan ini perlu dilatih sejak usia dini. Setiap anak adalah makhluk sosial yang akan membutuhkan manusia lain. Untuk mengembangkan kecerdasan sosial pada anak usia dini dibutuhkan pendekatan dan strategi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi dan kendala apa saja yang ditemukan dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak di TK IT Darul Qur’an Batubara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partispatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan tahapan kondensasi data, display data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak di TK IT Darul Qur’an yaitu dengan keteladanan dan pembiasaan dalam menanamkan tanggung jawab dalam melakukan kegiatan, disiplin dalam bermain dan belajar, kerjasama antar anak didik, saling menghargai dan kegiatan spontan pada setiap kegiatan dalam pembelajaran. Mengembangkan kecerdasan sosial pada anak juga dilakukan dengan pemberian motivasi berkelanjutan dalam aktivitas yang menyenangkan. Pemberian motivasi tidak hanya pada ranah kata-kata atau frasa motivasi, namun lebih menekankan pada perilaku nyata yang dilaksanakan sehari-hari. Kendala yang ditemukan dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak adalah kurangnya kemampuan bersosialisasi dan bekerjasama, serta menurunnya aspek kemurahan hati dan empati pada anak didik.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK MELALUI METODE PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BERMAIN BALOK DI RA NABILA PURWODADI KECAMATAN SUNGGAL KAB. DELI SERDANG Bahtiar Siregar
Jurnal At-Tabayyun Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Agama ISLAM PANCA BUDI PERDAGANGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62214/jat.v2i1.30

Abstract

various stimuli so that children can develop optimally. Early education in early childhood has an impact on life in the future. Early childhood education is a central and fundamental and strategic education to develop the potential of early childhood. Early childhood is a critical age in the stages of spiritual, motor, cognitive, language, and social emotional development. This study uses a qualitative research method with research steps: data reduction, which is a form of analysis that sharpens, classifies, directs and presents data, namely to find a meaning from the data that has been obtained, then systematically arranged, from the form of information Verification, as well as analyze so that drawing conclusions. Based on empirical research results it is proven that the project method using the media of playing with blocks can develop social skills that are carried out in RA Nabila Purwodadi Sunggal.
Aktualisasi Dakwah dan Implikasinya dalam Mewujudkan Masyarakat Rukun Beragama (Tinjauan Terhadap Materi Dakwah Di Kabupaten Asahan) Rahmadi*, Fuji; Siregar, Bahtiar; Nurrayza, Nurrayza; Putri, Vinita
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): April, Social and Religious Aspect in History, Economic Science and Law
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i2.24579

Abstract

Da'wah is carried out to spread religious teachings where humans as human beings choose religion according to their respective beliefs, but the reality seen now is that religion has become a commodity and even a source of conflict and so on, therefore da'wah is expected to be one of the unifying ways so that there are not many misunderstandings between religious communities so that religious harmony can be realized properly. Da'wah is carried out to increase understanding for religious adherents and society, this is also done as a preventive measure from the entry of understanding about religion that is not true. The mission of da'wah is carried out to explain the religious teachings that he believes in with the aim that others can understand religious teachings through the da'wah delivered and can be implemented in everyday life. Asahan Regency with a majority Muslim population is also very focused on realizing the religious harmony carried out by ulama and da'i. The actualization of da'wah and its implications allegedly have a correlation with the da'wah material delivered. So it is very necessary to review the da'wah material delivered in the community to realize religious harmony in Asahan Regency. This research is a type of qualitative research that aims to describe the phenomenon of a condition in the field, this research uses purposive sampling techniques, and data collection techniques, namely observation, interviews and documentation.  The results showed that (1) the actualization of da'wah is an important part that must be of concern to da'i including da'i professionalism, da'wah methods and selected da'wah materials which in principle have implications for the realization of religious harmony in Asahan Regency (2) the delivery of da'wah carried out by da'i has chosen da'wah material that is in accordance with the conditions of the community in the field such as the study of tawhid, fiqh and morals so as to arouse the spirit of religious harmony.
The Leadership Role Of An Effective School Principal M. Hafiz Artasya; Bahtiar Siregar; Rizky Novianti; Luxvina Luxvina; Tengku Robi Awaludin Sani; Su’ad Naimah
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5325

Abstract

This research was made with the aim of analyzing the leadership role of school principals in order to improve student academic success and the overall quality of education in an educational institution. The proceedings that the authors made this time were entitled The leadership role of effective school principals. On this occasion we as authors use the literature review method as material for making proceedings. The data obtained through google schoolar and sinta searches, collecting literature (material materials) sourced from books, journals and other sources with the keyword 'Principal Leadership. Leadership is essentially the ability of a person to foster, guide, direct and move others to work together to achieve the goals set by carrying out a series of activities including directing the people involved in an institution or organization that he leads. In addition, it is also able to combine the elements of an institution with the situation of its cultural environment, which is a condition in this case for the creation of an effective educational institution (school). Effective school principals are principals who have a balance as managers and leaders. Principal leadership plays a major role in directing schools towards educational excellence. With a clear vision and mission, principals can motivate students and teachers to achieve higher achievements.
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di SMP Muhammadiyah 3 Medan Fahri Richki; Bahtiar Siregar; Halimatusaa’diah Halimatusaa’diah; Maya Santika; Maulidza Nabila; Nurlaila Hayati Ritonga
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5326

Abstract

The role of extracurricular activities in coaching and developing students at school is very important in providing a holistic and in-depth learning experience outside the regular academic environment. The aim of this research is to find out how extracurricular activities are implemented at SMP Muhammadiyah 3 Medan and the role of extracurriculars in improving student learning achievement at SMP Muhammadiyah 3. The research method used in this research is using the literature study method or what can be called library research by examining journals and book. The research instruments used in this research were observation and interviews. Based on the research results, it was found that learning at SMP Muhammadiyah 3 Medan was carried out over 6 working days. Where every Saturday is filled with extracurricular activities. The types and forms of extracurricular activities carried out at SMP Muhammadiyah 3 Medan include dance, theater, drumband, paskib, football and futsal, English, Science and Tahfidz. Apart from that, there are also extracurricular activities such as choir and dancing. Extracurriculars in Improving Student Learning Achievement at SMP Muhammadiyah 3 Medan help complete students' education holistically. Apart from focusing on academic aspects, extracurricular activities help develop students' physical, social, emotional and intellectual aspects, and create an important balance in their development. Participants who play an active role in extracurricular activities can also hone skills that they do not get in academic learning. Skills that can be honed through extracurricular activities include communication skills, leadership, cooperation, creativity and discipline
Penggunaan Kartu Kata Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak di RA Al-Quran Dina Padang Sidempuan Hasibuan, Siti Fatimah; Siregar, Bahtiar
Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE) Vol. 7 (2023): The 7th Annual Conference On Islamic Early Childhood Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penggunaan Kartu Kata Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak di RA Al-Quran Dina Padang Sidempuan. Peneliti menggunakan jenis metode Penelitian Tindakan Kelas. Karena penelitian tindakan kelas merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk memperbaiki kekurangan pada saat pembelajaran di kelas. Upaya tersebut bisa dilakukan melalui tindakan tertentu supaya bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tersebut bisa tercapai dengan baik. Kemampuan membaca mulai pra siklus sebesar 14 % dan kemudian di penelitian selanjutnya yaitu siklus 1 sebesar 47,61%. Dan kemudian di Penelitian Tindakan Kelas pada siklus yang ke IImengalami peningkatan sebanyak 90%. Sehingga penelitian dengan menggunakan kartu kata bergambar yaitu mengalami peningkatan yang sangat baik. Dapat diketahui melalui kemampuan siswa dalam membaca kartu kata bergambar benda pada pra siklus terdapat 3 siswa dengan kategori tuntas (bwrkembang dengan baik) dengan presentase 14,28% tuntas, (berkembang sesuai harapan), 2 siswa yang (sudah berkembang) dengan presentase 9,52%, terdapat 5 siswa yang belum tuntas dengan presentase 23,80% (mulai berkembang) dan 11 siswa yang tidak tuntas dengan presentase 52,38% (belum berkembang). Pada siklus 1 terdapat 5 siswa yang tuntas dengan presentase 23,80% (berkembang dengan baik), 23,80 berkembang sesuai harapan, 8 siswa dengan presentase 38,09% (mulai berkembang dan yang belum berkembang 3 siswa yaitu dengan presentase 14,28%. Pada siklus II terdapat 11 siswa yang berkembang dengan baik dengan presentase 52,38% dan 8 siswa yang sudah berkembang yaitu dengan presentase 38,09% dan masih ada 2 siswa yang mulai berkembang dengan presentase 9,25. Dari hasil penelitian diatas bisa disimpulkan bahwa melalui penggunaan metode bermain kartu kata bergambar di pra siklus ketuntasan belajar membaca 14%, di siklus I meningkat menjadi 47,61%, dan di siklus II meningkat menjadi 90% dengan nilai rata-rata 81,31.