Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CRIMINAL LEGAL PROTECTION FOR MEDICAL PERSONNEL IN THE RESOLUTION OF MEDICAL DISPUTES Sutanto, Yosef Stefan
POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES Vol. 3 No. 3 (2024): JULY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/polri.v3i3.1243

Abstract

Medical disputes are a prevalent issue in medical practice, significantly affecting trust between medical personnel and patients. Moreover, the fear of legal repercussions often places medical professionals in ethical quandaries when making critical medical decisions. Therefore, ensuring adequate criminal law protections for medical personnel is essential to enable them to work with peace of mind and concentration. This research explores various forms of criminal law protection for medical personnel in managing medical disputes in Indonesia. Employing the judicial normative analysis method, it primarily examines Law No. 17 of 2023 on Health, supplemented by relevant literature and legal documents. Data collection involves analyzing legal texts and pertinent literature, using qualitative data analysis techniques. The study confirms that Law No. 17 of 2023 offers crucial legal safeguards for medical personnel, including the presumption of innocence, liability limitations, and equitable legal procedures. The Indonesian Medical Discipline Honor Council (MKDKI) plays a pivotal role in distinguishing between disciplinary and legal breaches, providing appropriate procedural frameworks. The establishment of the Indonesian Honor Council Mediation and Arbitration Institute (LMA-MKI) proves effective in resolving medical disputes through mediation and arbitration, promoting open communication, mutually beneficial solutions, and safeguarding confidentiality.
Hukum Terkait Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Medis Rumah Sakit Sutanto, Yosef Stefan; Karianga, Kortensi
Jurnal MHKI Vol 3 No 02 (2023): October
Publisher : Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53337/jhki.v3i02.101

Abstract

Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan mempunyai banyak manfaat, namun juga memiliki kelemahan, seperti dihasilkannya limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) sehingga memerlukan perawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjadi referensi bagi mereka yang terlibat dalam inisiatif pengelolaan limbah B3 rumah sakit. Bahan kajian penelitian hukum empiris semacam ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data. Berdasarkan temuan penelitian, praktik pengelolaan limbah medis B3 di rumah sakit saat ini belum memenuhi standar yang ditetapkan peraturan perundang-undangan. Pembuangan langsung limbah medis ke lingkungan, pengelolaan limbah yang dilakukan tanpa izin, pengolahan limbah yang tidak memenuhi standar, ketergantungan pada penyedia pengolahan limbah, serta minimnya pemahaman pelaksana dan penyidik terhadap pengelolaan limbah medis adalah beberapa contoh skenario tersebut.