Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Pap Smear dan IVA Test Rahma Yanti; Cindy Pratiwi; Nurfazila Wati; Wa Intan4, Selvina; WD. Winda R.A
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i1.1382

Abstract

Pap Smear merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) menggunakan alat yang dinamakan speculum dan dilakukan oleh bidan ataupun ahli kandungan, pemeriksaan ini bermanfaat untuk mengetahui adanya HPV atau Human Papilloma Virus. Pap Smear adalah pemeriksaan sediaan apus mulut rahim dalam pewarnaan papnicolaou. IVA merupakan tes visual menggunakan larutan asam cuka (asam asetat 2%) dan larutan iodium lugol pada serviks dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah dilakukan olesan. IVA adalah suatu pemeriksaan serviks secara langsung (dengan mata telanjang) setelah pemberian asam asetat (cuka) 3-5%. Pemberian asam asetat akan mempengaruhi epitel abnormal dimana akan terjadi peningkatan osmolaritas cairan ekstra celuler, yang bersifat hipertonik ini akan menarik cairan dari intra celuler sehingga membran sel akan kolaps dan jarak antar sel akan semakin dekat. Akibatnya bayangan kemerahan dari pembuluh darah di dalam stroma akan tertutup dan serviks akan tampak berwarna lebih putih.
PERSEPSI KEAMANAN MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP KRIMINALITAS DI BANDA ACEH Cindy Pratiwi; Intan Mutia; Fayza Ramulan; Muhammad Syah Reza; Ningsih, Ayu Cahya; Irin Riamanda
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 2 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v2i1.4261

Abstract

Abstrak: Mahasiswa perantauan seringkali menghadapi tantangan unik terkait keamanan di lingkungan baru, seperti adaptasi dengan dinamika keamanan setempat, ancaman kejahatan jalanan, dan kekhawatiran tentang keamanan pribadi. Melihat fenomena kriminalitas di Banda Aceh dan dampaknya terhadap persepsi keamanan, penting untuk memahami bagaimana mahasiswa perantauan menginterpretasikan persepsi keamanan mereka di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa perantauan dalam menghadapi kriminalitas di lingkungan baru mereka dan bagaimana mereka menafsirkan keamanan di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Prosedur pengambilan responden menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan lima orang. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara (indepth interview) kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis naratif oleh Creswell (2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam pengalaman dan persepsi keamanan terhadap kriminalitas di Banda Aceh. Terdapat perbedaan dalam pengalaman tinggal sendiri di antara narasumber, namun penilaian risiko mereka cenderung sama, yaitu menganggap Banda Aceh lebih aman dibandingkan wilayah lain yang pernah mereka kunjungi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai persepsi keamanan mahasiswa terhadap kriminalitas di Banda Aceh dan menjadi bahan evaluasi bagi aparat setempat untuk mempertahankan serta meningkatkan jaminan keamanan kota Banda Aceh. Kata kunci: Persepsi keamanan, kriminalitas, mahasiswa perantauan, Banda Aceh Abstract: Overseas students often face unique security-related challenges in a new environment, such as adaptation to local security dynamics, the threat of street crime, and concerns about personal safety. Given the phenomenon of criminality in Banda Aceh and its impact on perceptions of security, it is important to understand how overseas students interpret their perceptions of security in the city. This study aims to explore the experiences of overseas students in dealing with criminality in their new environment and how they interpret security in Banda Aceh. This research used a qualitative approach with a narrative method. The procedure for selecting respondents used a purposive sampling technique with a total of five participants. The research data were collected through interviews (in depth interviews) and then analyzed using narrative analysis techniques by Creswell (2023). The results showed that there were variations in experiences and perceptions of security against crime in Banda Aceh. There were differences in the experience of living alone among the interviewees, but their risk assessment tended to be the same, which considered Banda Aceh safer than other areas they had visited. The results of this study are expected to provide information about student security perceptions of crime in Banda Aceh and become an evaluation material for local officials to maintain and improve the security guarantee of the city of Banda Aceh. Keywords: Perceived security, crime, students, overseas, Banda Aceh
LEGAL PROCEDURE OF TAX COLLECTION BY FORCING LETTER IN THE EFFORT TO SETTLEMENT OF TAX ARREARS BASED ON LAW NUMBER 19 OF 2000 rumatiga, ramdanita; Putri I, Arzetti Syahrani; Cindy Pratiwi; Herman Silaban; Nanda Syahfitri; Shely Winata; Tanjung, Silvia Mahdalena; Hutama Hutabarat, Dany Try
DE'RECHTSSTAAT Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL HUKUM DE'RECHTSSTAAT
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jhd.v8i2.6019

Abstract

Tax collection is a series of actions so that the tax insurer pays off tax debts and tax collection costs by admonishing or warning, carrying out instant and simultaneous collections, notifying forced letters, proposing prevention, carrying out confiscations, carrying out hostages, selling confiscated goods. In accordance with the tax system adopted by Indonesia, the Directorate General of Taxes functions as a supervisory agency or implementation of tax obligations. In carrying out this guidance and supervision function, it is carried out through research, examination of tax assessments and collections. To conduct this research, it is carried out by using a normative approach, namely by examining the data on legal materials in the form of Law Number 19 of 2000 concerning Tax Collection by Forced Letters. In Indonesia, the implementation of tax collection with a forced letter based on law number 19 of 2000 which is carried out at the tax service office is not an arbitrary act but is based on a strong legal basis. The implementation of tax collection by force letter is a form of execution without a judge's regulation (which is the authority of the tax authorities) which is usually called direct execution. In the case of tax collection, the forced letter is notified by the tax bailiff with a statement and submission of a copy of the tax letter to the tax guarantor.