Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pencegahan Resiko Alergi Berupa Asma Bronkial & Dermatitis Atopik Pada Masyarakat Terhadap Keberadaan Tungau Debu Rumah Zahara Fadilla; Aulia Mutiara Hikmah; Laili Safitri; Anisyah Octaviyanti
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2108

Abstract

House dust mites ( are household allergens spread throughout the world associated with manifestations of allergic symptoms in the respiratory tract (bronchial asthma) and skin (atopic dermatitis). Prevention of allergic risks of bronchial asthma and atopic dermatitis can be done by cleaning the house from dust. The purpose of community service is to increase public knowledge and understanding to prevent the risk of allergic asthma and atopic dermatitis. The method used in the implementation of community service is to socialize with the community, the assessment of increasing community knowledge is carried out by conducting a pretest and posttest. The results of outreach to community service participants showed that there was an increase in participants' knowledge regarding prevention of allergies in the form of bronchial asthma and atopic dermatitis against house dust mite infection (TDR).
EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN TATO TEMPORER YANG MENGANDUNG SENYAWA BERBAHAYA BAGI KESEHATAN Aulia Mutiara Hikmah; Zahara Fadilla; Laili Safitri; Nurkhalisa Nurkhalisa
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v1i1.37

Abstract

Masyarakat khususnya remaja ingin tampil menarik di dalam pergaulannya. Remaja banyak yang mengikuti tren yang mereka lihat di media sosial, salah satunya adalah penggunaan tato di tubuh mereka. Tetapi, karena keluarga mereka sangat melarang penggunaan tato permanen itu baik karena urusan agama dan kesehatan, mereka mencari alternatif dengan menggunakan tato temporer. Banyak dari mereka belum mengetahui kandungan tato temporer seperti hena ataupun stiker tato yang mereka gunakan. Bahan tato temporer itu ditambahkan dengan senyawa berbahaya seperti PPD dan logam berat agar warna yang dihasilkan menjadi lebih baik. Tetapi PPD dan logam berat dapat mengganggu kesehatan mereka. Oleh karena itu, perlu diberikan edukasi tentang penggunaan tato temporer dan bahaya yang ditimbulkan ketika menggunakan tato temporer itu. Kegiatan Abdimas telah dilaksanakan di Lingkungan RT 02 RW 01 Kelurahan Rawa Buaya dengan jumlah peserta abdimas sebanyak 26 orang. Peserta abdimas didominasi oleh perempuan sebanyak 25 orang (96%) dan 1 orang laki laki (4%). Pengetahuan warga abdimas mengenai bahaya tato temporer meningkat sebanyak 92,31 % dari sebelum dilakukan pemaparan materi.