Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Mengenai Pernikahan Dini Dalam Bidang Kesehatan Serta Aspek Hukum Pada Kelompok Remaja Di Kecamatan Deleng Pokhkisen Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2024 Inneke Mutiara Amelia
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v4i2.4010

Abstract

Early marriage is a marriage that is not permitted because it violates the age limit for marriage, which stipulates that marriage must be done at the age of more than 20 years but is done when the age is under 20 years. Republic of Indonesia Law No. 1 of 1974 states that early marriage cannot be carried out if the bride and groom are underage. However, cases of early marriage in Indonesia always increase every year. Community Service Activities (PKM) Socialization regarding Early Marriage in the Health Sector and Legal Aspects among Youth Groups in Deleng Pokhkisen District, Southeast Aceh Regency in 2024 was held on March 2-3 2024 with a total of 45 participants. The extension participants seemed enthusiastic about the materials presented by the resource persons and were able to be actively involved, so that this extension activity took place in a two-way system and many participants asked questions. The presentation of the extension material was followed by discussion, ice breaking, and distribution of door prizes to participants who were active during the discussion activities.
PENGUATAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KAMPUS UNIVERSITAS DEZTRON INDONESIA Henni Safrida; Halimatussakdiyah Lubis; Inneke Mutiara Amelia
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 1 (2026): Maret 2026 : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i1.341

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan kesehatan nasional karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Mahasiswa sebagai kelompok remaja akhir berada pada fase transisi yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, seperti kurangnya pengetahuan yang komprehensif, pengaruh lingkungan sosial, paparan media digital, serta stigma budaya yang masih melekat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Universitas Deztron Indonesia dalam menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui edukasi kesehatan, diskusi interaktif, konseling, serta penguatan peran pendidik sebaya (peer educator). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan mahasiswa, perubahan sikap ke arah positif, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya perilaku reproduksi sehat. Program ini terbukti efektif dan direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat dan berdaya saing.