Sari, Wulan
UMSU

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI KUNJUNGAN DAN PENGEMBANGAN ANGGOTA KELOMPOK DALAM TERAPI KLINIS Yoja, Astya Dwi; Hasibuan, Uli Makmun; Sari, Wulan; Agustia, Deva Yuni
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.20767

Abstract

Terapi kelompok telah muncul sebagai metode yang menonjol dalam bidang konseling dan terapi, menawarkan lingkungan yang mengayomi bagi individu untuk mendapatkan bantuan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk pengembangan pribadi jangka panjang. Fungsi konselor dalam dinamika terapi kelompok sangat penting untuk memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok. Tulisan ini berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh fungsi konselor dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok dalam terapi kelompok. Para peneliti melakukan telaah pustaka secara komprehensif untuk menyelidiki konsep-konsep teoritis mengenai tugas konselor dalam terapi kelompok. Mereka juga menganalisis strategi, teknik, dan pendekatan yang efisien yang digunakan oleh konselor untuk membantu anggota kelompok dalam mencapai kemampuan maksimal mereka. Fungsi konselor dalam terapi kelompok meliputi tugas-tugas mengatur, memfasilitasi, dan membimbing anggota kelompok. Konselor, dalam perannya sebagai pengatur, menciptakan suasana yang aman dan terorganisir untuk pertukaran pengalaman. Fasilitator mendorong dialog yang substantif dan keterlibatan yang produktif. Sebagai mentor, mereka menawarkan bantuan, persepsi, dan arahan yang diperlukan bagi individu untuk meningkatkan kesadaran diri mereka dan menaklukkan hambatan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik konselor dalam pengaturan otentik terapi kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan teori dan praktik di bidang konseling dan terapi.
PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI KUNJUNGAN DAN PENGEMBANGAN ANGGOTA KELOMPOK DALAM TERAPI KLINIS Yoja, Astya Dwi; Hasibuan, Uli Makmun; Sari, Wulan; Agustia, Deva Yuni
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.20767

Abstract

Terapi kelompok telah muncul sebagai metode yang menonjol dalam bidang konseling dan terapi, menawarkan lingkungan yang mengayomi bagi individu untuk mendapatkan bantuan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk pengembangan pribadi jangka panjang. Fungsi konselor dalam dinamika terapi kelompok sangat penting untuk memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok. Tulisan ini berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh fungsi konselor dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok dalam terapi kelompok. Para peneliti melakukan telaah pustaka secara komprehensif untuk menyelidiki konsep-konsep teoritis mengenai tugas konselor dalam terapi kelompok. Mereka juga menganalisis strategi, teknik, dan pendekatan yang efisien yang digunakan oleh konselor untuk membantu anggota kelompok dalam mencapai kemampuan maksimal mereka. Fungsi konselor dalam terapi kelompok meliputi tugas-tugas mengatur, memfasilitasi, dan membimbing anggota kelompok. Konselor, dalam perannya sebagai pengatur, menciptakan suasana yang aman dan terorganisir untuk pertukaran pengalaman. Fasilitator mendorong dialog yang substantif dan keterlibatan yang produktif. Sebagai mentor, mereka menawarkan bantuan, persepsi, dan arahan yang diperlukan bagi individu untuk meningkatkan kesadaran diri mereka dan menaklukkan hambatan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik konselor dalam pengaturan otentik terapi kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan teori dan praktik di bidang konseling dan terapi.