Siburian, Herbet Alfredo
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SENJATA MAKAN TUAN: AHAS SEBAGAI POLA KEMUNAFIKAN TERSELUBUNG DALAM REINTERPRETASI NUBUAT YESAYA 7:10-25 Siburian, Herbet Alfredo; Triyanto, Yoel
Alucio Dei Vol 8 No 1 (2024): Alucio Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55962/aluciodei.v8i1.132

Abstract

Nubuatan nabi Yesaya bagi Raja Ahas dalam Yesaya 7:10-25 perihal Imanuel menjadi polemik bagi kebanyakkan gereja pada kekristenan masa kini. Perdebatan tentang siapakah Imanuel yang sebenarnya, masih mengawang di hadapan beberapa teolog. Namun, tanpa disadari Raja Ahas menjadi tokoh utama yang menciptakan atau memicu terwahyukannya nubuat tentang Imanuel tersebut. Nubuatan Yesaya kerap langsung atau spontan dihubungkan dengan penggenapan di Perjanjian Baru. Namun, dalam artikel ini, penulis mencoba mengulik kembali kisah raja Ahas dalam eksposisi ayat yang direinterpretasikan. Analisis dilakukan dengan tinjauan historis, konteks dan gramatika. Hasil dari penelitian ini omemperlihatkan bahwa raja Ahas mendapat serangan balik, ibarat “senjata makan tuan” dalam kemunafikan terselubung yang ada pada diri Ahas.
Bible Vs Anxiety Disorder: Analisis Konteks Amsal 3:5-10 dalam Integrasi Teologi-Psikologi Siburian, Herbet Alfredo; Triyanto, Yoel
Integritas: Jurnal Teologi Vol 5 No 2 (2023): Integritas: Jurnal Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Jaffray Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47628/ijt.v5i2.159

Abstract

The Book of Proverbs is a book of wisdom in the Old Testament which is quite complex in its poetic language. Readers of Proverbs often offend the empty space in the soul and spirituality of Christian readers. Proverbs 3:5-10 forbids fear and obedience to God in His majesty. The reality is that people still respond to obedience to God with anxiety. In human anxiety sometimes, do not even realize they are hurting themselves, thus causing anxiety disorders. Therefore, humans must firmly rely on God in their journey of life. This paper is reviewed with an analysis of context and grammar in the integration of theology and psychology. Therefore, the writer will expose Proverbs 3:5-10 into 3 parts, namely verses 5-6, 7-8, and 9-10. The exposition aims to describe the new meaning of the text that is formed in the re-reading of Proverbs 3:5-10 which is related to one's psychological anxiety.
Senjata Makan Tuan: Ahas Sebagai Pola Kemunafikan Terselubung Dalam Reinterpretasi Nubuat Yesaya 7:10-25 Siburian, Herbet Alfredo; Triyanto, Yoel
Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/juteolog.v4i2.149

Abstract

Nubuatan nabi Yesaya bagi Raja Ahas dalam Yesaya 7:10-25 perihal Imanuel menjadi polemik bagi kebanyakkan gereja pada kekristenan masa kini. Perdebatan tentang siapakah Imanuel yang sebenarnya, masih mengawang di hadapan beberapa teolog. Namun, tanpa disadari Raja Ahas menjadi tokoh utama yang menciptakan atau memicu terwahyukannya nubuat tentang Imanuel tersebut. Nubuatan Yesaya kerap langsung atau spontan dihubungkan dengan penggenapan di Perjanjian Baru. Namun, dalam artikel ini, penulis mencoba mengulik kembali kisah raja Ahas dalam eksposisi ayat yang direinterpretasikan. Analisis dilakukan dengan tinjauan historis, konteks dan gramatika. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa raja Ahas mendapat serangan balik, ibarat “senjata makan tuan” dalam kemunafikan terselubung yang ada pada diri Ahas.