Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Influence of Markowitz Method Risk and Return Calculations as a Basis for Investment Decisions in BEI BUMN Shares 20 Period 2019-2022 Paramida, Novia; Mukti, Chandra Fitriyani Crisna; Maharani, Dorifahtu Afirstantian; Pandin, Maria Yovita R.
Journal of Business Management and Economic Development Том 2 № 01 (2024): January 2024
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v2i01.441

Abstract

The aim of writing this scientific article is to determine the influence of the Markowitz Method of risk and return calculations on Investor Rationality for the Security of Investing in 20 BUMN IDX Shares for the 2019-2022 Period. The method used in this research is a descriptive method with a quantitative approach. The type of data used is secondary data which takes data from the official website idx.com and also investing.com. The sample used was 20 state-owned companies. The data collection technique in this research is by using documentation techniques. The data collection process consists of: calculating the expected return for each company, conducting statistical tests using SPSS 24, and finally conclusions. The results of this research are that the Markowitz method of calculating risk & return has a significant effect on investors' rationality in investing in BUMN 20 shares.
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Operasional, dan Volume Penjualan Terhadap Laba Bersih pada Sektor Industri Food and Beverage di Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023 Paramida, Novia; Rachmawati, Titiek
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i5.24957

Abstract

Perusahaan industri food and beverage, sebagai subsektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), terus berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk konsumtif. Selain berkontribusi pada perekonomian, sektor ini juga menghadapi persaingan yang semakin ketat. Untuk bertahan, perusahaan harus fokus pada efisiensi biaya, pencapaian target penjualan, dan optimalisasi laba. Laba perusahaan menjadi indikator utama untuk mengukur keberhasilan, sesuai dengan tujuan utama pendirian perusahaan, yaitu memperoleh laba maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan food and beverage yang terdaftar di BEI periode 2021-2023. Dengan mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel, diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang kontribusi faktor-faktor tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan dan memberikan wawasan bagi perusahaan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam pengelolaan biaya dan pemasaran guna meningkatkan profitabilitas. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan teknik Partial Least Square (PLS), menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Analisis terdiri dari outer model untuk menguji validitas (loading factor > 0,7, AVE > 0,5) dan reliabilitas (composite reliability > 0,7, Cronbach’s alpha > 0,6), serta inner model untuk mengukur hubungan antar konstruk laten melalui R-Square, f-square, dan Q-Square. Pengujian hipotesis dilakukan dengan t-statistic (> 1,96) atau p-value (< 0,05) untuk menentukan signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) biaya produksi (X1) tidak berpengaruh signifikan, 2) biaya operasional (X2) tidak berpengaruh signifikan, dan 3) volume penjualan (X3) berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa volume penjualan (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap laba bersih, Sementara biaya produksi (X1) dan biaya operasional (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, menunjukkan bahwa efisiensi biaya saja tidak cukup untuk meningkatkan laba. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya lebih fokus pada strategi peningkatan volume penjualan melalui inovasi, promosi, dan perluasan pasar, sambil tetap menjaga efisiensi biaya untuk mendukung kelangsungan operasional.
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Operasional, dan Volume Penjualan Terhadap Laba Bersih pada Sektor Industri Food and Beverage di Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023 Paramida, Novia; Rachmawati, Titiek
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 5 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i5.24957

Abstract

Perusahaan industri food and beverage, sebagai subsektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), terus berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk konsumtif. Selain berkontribusi pada perekonomian, sektor ini juga menghadapi persaingan yang semakin ketat. Untuk bertahan, perusahaan harus fokus pada efisiensi biaya, pencapaian target penjualan, dan optimalisasi laba. Laba perusahaan menjadi indikator utama untuk mengukur keberhasilan, sesuai dengan tujuan utama pendirian perusahaan, yaitu memperoleh laba maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi, biaya operasional, dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan food and beverage yang terdaftar di BEI periode 2021-2023. Dengan mengidentifikasi pengaruh masing-masing variabel, diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang kontribusi faktor-faktor tersebut terhadap kinerja keuangan perusahaan dan memberikan wawasan bagi perusahaan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam pengelolaan biaya dan pemasaran guna meningkatkan profitabilitas. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan teknik Partial Least Square (PLS), menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Analisis terdiri dari outer model untuk menguji validitas (loading factor > 0,7, AVE > 0,5) dan reliabilitas (composite reliability > 0,7, Cronbach’s alpha > 0,6), serta inner model untuk mengukur hubungan antar konstruk laten melalui R-Square, f-square, dan Q-Square. Pengujian hipotesis dilakukan dengan t-statistic (> 1,96) atau p-value (< 0,05) untuk menentukan signifikansi hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) biaya produksi (X1) tidak berpengaruh signifikan, 2) biaya operasional (X2) tidak berpengaruh signifikan, dan 3) volume penjualan (X3) berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa volume penjualan (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap laba bersih, Sementara biaya produksi (X1) dan biaya operasional (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih, menunjukkan bahwa efisiensi biaya saja tidak cukup untuk meningkatkan laba. Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya lebih fokus pada strategi peningkatan volume penjualan melalui inovasi, promosi, dan perluasan pasar, sambil tetap menjaga efisiensi biaya untuk mendukung kelangsungan operasional.