Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyelesaian Masalah di Percetakan dengan Metode 5W+1H Putri, Sekar Maharani; Nu’man, A. Harits; Renosori, Puti
Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Industrial Engineering Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsies.v3i2.8437

Abstract

Abstract. PT. Remaja Rosdakarya is a publishing and printing company that publishes textbooks for elementary, junior high, and high school, as well as reading books for early childhood. Currently, the company is always faced with a surge in demand in a certain month when it is about to enter the new school year. This surge in demand causes problems in the form of an increase in the number of defective products above the tolerance limit that the company has set at 3% due to inefficient employees or production processes. The method used to solve this research problem is to compile a solution for improvement using the 5W+1H method. This study recommends improvement proposals, in the form of providing adequate rest time for workers, making maintenance schedules regularly and periodically, checking the type of ink and paper to be used before being inserted into the printing machine, making SOPs for black and white, color, and prepares printing machines briefly and, cleaning the printing machine drum routinely 2-3 times a week, and providing fans at prepares work stations. Abstrak. PT. Remaja Rosdakarya suatu perusahaan penerbitan dan percetakan yang menerbitkan buku pelajaran SD SMP SMA, perguruan tinggi, serta buku bacaan untuk anak usia dini. Saat ini perusahaan selalu dihadapi dengan lonjakan permintaan pada bulan tertentu ketika hendak memasuki tahun ajaran baru. Lonjakan permintaan ini menimbulkan permasalahan berupa meningkatnya jumlah produk cacat diatas batas toleransi yang telah perusahaan tetapkan sebesar 3%, dikarenakan karyawan atau pun proses produksi yang berjalan tidak efisien. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah penelitian ini ialah dengan menyusun solusi perbaikan menggunakan metode 5W+1H. Penelitian ini merekomendasikan usulan perbaikan berupa pengaturan waktu istirahat bagi pekerja, pembuatan jadwal maintenance secara rutin dan berkala, melakukan check terkait jenis tinta dan kertas yang akan digunakan sebelum dimasukan kedalam mesin cetak, pembuatan SOP untuk mesin cetak hitam putih, berwarna, dan pracetak secara singkat dan jelas, pembersihan drum mesin cetak yang dilakukan rutin seminggu 2-3 kali, serta pemberian kipas angin pada stasiun kerja pracetak.
Posisi Rumah Sakit di Antara Peningkatan Inflasi dan Tarif BPJS yang Stagnan dalam Menjalankan Pelayanan Kesehatan yang Optimal Fadilah, Winardi; Muhardi, Muhardi; Nu’man, A. Harits
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5585

Abstract

Peningkatan inflasi di sektor kesehatan telah menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan operasional rumah sakit, terutama di negara berkembang dengan sistem pembiayaan kesehatan berbasis asuransi sosial seperti Indonesia. Kenaikan harga obat-obatan, alat kesehatan, energi, serta biaya tenaga kesehatan menyebabkan eskalasi biaya operasional yang signifikan. Di sisi lain, tarif pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan melalui mekanisme Indonesia Case-Based Groups (INA-CBG) cenderung stagnan dan belum sepenuhnya responsif terhadap dinamika biaya riil pelayanan. Ketidakseimbangan ini menempatkan rumah sakit pada posisi dilematis antara menjaga stabilitas finansial dan mempertahankan mutu serta akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi rumah sakit dalam menghadapi tekanan inflasi dan keterbatasan tarif BPJS dengan menggunakan metode ilmiah logico–hypothetico–verifikatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan ilmiah logico–hypothetico–verifikatif melalui kajian literatur terintegrasi dari jurnal ilmiah terindeks Scopus dan buku akademik standar di bidang ekonomi dan manajemen kesehatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa stagnasi tarif BPJS di tengah inflasi berpotensi menurunkan margin operasional rumah sakit, membatasi kapasitas investasi mutu, dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi akses serta kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan dan sistemik. Studi ini menegaskan pentingnya penyesuaian kebijakan tarif yang adaptif terhadap inflasi, disertai penguatan strategi efisiensi dan tata kelola rumah sakit, guna menjamin keberlanjutan sistem kesehatan dan pelayanan yang optimal.