Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Inovatif dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis di Era Digital Aditya Restu Hapriyanto
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 6 (2024): NJMS - Januari 2024
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/njms.v2i1.255

Abstract

Dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang, perusahaan dituntut untuk memperkuat daya saing mereka melalui strategi inovatif. Artikel ini membahas peran kunci inovasi dalam meningkatkan daya saing bisnis di era digital. Kami mengeksplorasi berbagai strategi inovatif yang dapat diterapkan, termasuk pengadopsian teknologi canggih, model bisnis baru, dan pendekatan pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang dinamis. Dengan fokus pada perubahan perilaku konsumen dan transformasi teknologi, artikel ini membahas bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan inovasi dalam semua aspek operasional mereka. Kami juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sektor bisnis dan teknologi untuk menciptakan ekosistem inovatif yang mendorong pertumbuhan. Selain itu, artikel ini mengevaluasi dampak positif dari strategi inovatif terhadap efisiensi operasional, peningkatan kualitas produk atau layanan, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang unik. Kami menyajikan beberapa studi kasus sukses dan pelajaran yang dapat diambil dari perusahaan-perusahaan terkemuka yang berhasil mengadopsi strategi inovatif dengan baik. Melalui analisis mendalam, artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana perusahaan dapat mengembangkan budaya inovatif yang berkelanjutan, mendorong kreativitas di antara karyawan, dan secara proaktif menanggapi perubahan pasar. Kesimpulannya, strategi inovatif tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga kunci utama untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital yang penuh dengan dinamika dan ketidakpastian.
Kajian Yuridis Tentang Harmonisasi Ketentuan Perkawinan Anak Usia Dini Aditya Restu Hapriyanto; Desi Syamsiah
JURNAL MADANI HUKUM - Jurnal Ilmu Sosial dan Hukum Volume 2 Nomor 1 Februari 2024
Publisher : BSP Publisher - CV. Bina Sarana Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IndoneIsia, dengan mengambil perspektif hukum dan mengeksplorasi perbedaan ketentuan hukum yang mengatur masalah ini. Melalui tinjauan literatur yang melibatkan sejumlah artikel jurnal, penulis menganalisis berbagai aspek hukum terkait perkawinan di bawah umur, termasuk perubahan ketentuan melalui Undang - Undang Nomor 16 Tahun 2019. Beberapa kasus studi juga digunakan untuk mengilustrasikan implementasi hukum ini dalam praktik. Hasil kajian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai permasalahan yang muncul, seperti multitafsir terhadap ketentuan hukum, ketidakselarasan antarregulasi, dan dampaknya dalam praktik perkawinan di masyarakat. Makalah ini juga menawarkan beberapa saran, termasuk perlunya harmonisasi dan sosialisasi hukum, peningkatan kapasitas aparatur hukum, serta evaluasi dan kajian dampak secara berkala. Dengan demikian, makalah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih holistik tentang isu perkawinan di bawah umur dan merangsang pertimbangan perubahan dalam peraturan perundang-undangan terkait
Assessing the Compliance of Indonesian Marriage Laws with CEDAW Principles Aditya Restu Hapriyanto; Desi Syamsiah
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 7 No 3 (2024): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v7i3.5028

Abstract

This study aims to assess the extent to which marriage law in Indonesia accommodates the principles of the Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against Women (CEDAW). CEDAW, which Indonesia ratified in 1984, sets out various principles to ensure gender equality in all aspects of life, including marriage and family. However, the implementation of these principles in Indonesian marriage law still faces various challenges. Using a normative legal analysis approach, this study evaluates existing marriage regulations in Indonesia, including Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. It examines whether these regulations comply with the provisions of CEDAW. This study also analyzes the gap between the principles of CEDAW and legal practices applied in Indonesia, taking into account cultural, social, and political factors that influence the implementation of these principles. The results of the study indicate that although there has been some progress in the equality of marriage rights, there are still inconsistencies in several aspects, such as restrictions on the age of marriage and women's rights in family decisions. Therefore, this study recommends a revision of several legal provisions in Indonesia to be more in line with the principles of CEDAW, to improve the protection of women's rights in the context of marriage.