Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Bisnis Digital Terpadu untuk UMKM dengan Eco-Friendly Product sebagai Akselerasi Green Economy ER, Mahendrawathi; Febrianti, Nur Aida; Daffa, Bariqi Raihan; Amalia, Shinta; Muhammad, Ghifary; Nurkasanah, Ika; Suryani, Erma; Mudjahidin; Wibisono, Arif
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.804

Abstract

Kemajuan teknologi digital memberikan dampak terhadap perkembangan bisnis UMKM. Saat ini semakin banyak UMKM yang peduli dengan keberlanjtan dengan menekankan pada produk-produk mereka yang ramah lingkungan (eco-friendly products). UMKM tersebut menjadi salah satu solusi untuk mendorong akselerasi green economy. Penggunaan produk ramah lingkungan dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan iklim, sementara bisnis digital dapat membantu mempercepat pertumbuhan UMKM dengan memperluas jangkauan pasar. Permasalahan yang muncul sekarang yakni masih sedikitnya UMKM eco-friendly yang memanfaatkan teknologi dengan optimal dalam proses promosi produknya. Salah satu UMKM tersebut adalah Shantika Fashion yang memiliki produk fashion eco-print. Atas permasalahan tersebut, perlu diimplementasikannya konsep pemasaran melalui media sosial dan penjualan pada e-commerce untuk meningkatkan brand awareness, mendapatkan umpan balik, serta membangun hubungan dan memudahkan interaksi dengan pelanggan. Hal ini dilakukan dengan metode design thinking yang berfokus pada pengembangan pemasaran berdasarkan kondisi nyata yang terjadi pada Shantika Fashion. Pada penerapannya, Shantika Fashion mengalami peningkatan pengikut media sosial hingga 250% dan menjangkau lebih dari 16.000 akun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan kemudahan untuk Shantika Fashion dalam menyampaikan produk dan kegiatan yang diikuti ke masyarakat yang lebih luas melalui media sosial.
Understanding The Role of Affordance Existence Barriers in SMEs Digitalization Failure Muhammad, Ghifary; Er, Mahendrawathi
ILKOMNIKA Vol 7 No 2 (2025): Volume 7, Number 2, August 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v7i2.769

Abstract

The failure of digitization in small and medium-sized enterprises (SMEs) is commonly not driven by the absence of technology, instead by lack of cognition readiness to utilize it. This research focuses on the affordance stage to explore how the potential of technology fails to emerge in medium-sized SMEs due to two barriers, reliance on outdated legacy systems and absence of digital growth mindset. By applying multiple case studies, the data conducted with semi-structured interviews, field observation, and document review of medium-sized SMEs in Indonesia and analyzed using Gioia Methodology. The findings reveal that in Firm A, only 34.88% of Point of Sales (POS) system features were adopted, while in Firm B, adoption increased from 20.93% to 49.43% but remained partial and inconsistent. The findings also highlight that even though digital tools such as Point of Sales (POS) systems are technically available, digitalization are considered unnecessary or difficult to use due to strongly established preferences for manual control and the absence of mindset focused on digitalization. The novelty of this study depends on the refinement of affordance theory by explicitly identifying barriers at the existence stage, an area that has been underexplored in previous studies. This research contributes to the literature by offering conceptual refinement of digitalization failure by focusing on existence of affordance and providing practical implications for SME owners, consultants, and policymakers seeking to design more adaptive and cognitively aware digitalization strategies.