Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengelola Keuangan UMKM Toko Sembako Sumber Rezeki Tanya Tata Putri Srikandi; Elfalina Magymai; Widya Kusuma Wardani; Rosaidina Syafira; Nicho Candra Hariyanto Putra; Sri Rahayuningsih
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2024): August : Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v2i3.2034

Abstract

Standard Accounting for Micro, Small and Medium Entities (SAK EMKM) is a financial accounting standard specifically designed to meet the financial reporting needs of micro, small and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. This research is designed to produce a simple financial report format based on SAK EMKM for MSMEs so that it is easy to understand and apply by micro, small and medium entities that generally have limited human and financial resources. Toko Sumber Rezeki as a medium-sized business in the field of grocery trading also needs SAK EMKM. This aims to help prepare financial reports that are relevant, reliable, and easy to understand, so as to improve the transparency, accountability, and competitiveness of the business. This research uses a qualitative descriptive approach and the data collection techniques used are interviews and literature studies. From the results of the research conducted, it can be concluded that the financial statements of Toko Sumber Rezeki have not been able to apply SAK EMKM because their financial records are only in the form of simple cash expenditure and receipt records. Management strategies will be applied to determine the profit or loss of the Micro, Small and Medium Enterprises Toko Sumber Rezeki, one of which is the petty cash financial transaction procedure.
Analisis Praktik Akuntansi Keberlanjutan pada UMKM Jasa Barbershop: Studi Kasus Kualitatif Mendalam dengan Pendekatan Environmental, Social, dan Governance di Arif Barbershop Jombang Banafsyah Imanda Safa; Vidinia Nuansa Citra; Nicho Candra Hariyanto Putra; Titiek Rachmawati
Jurnal of Management and Social Sciences Vol. 4 No. 2 (2026): April : Journal of Management and Social Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jmsc.v4i2.835

Abstract

Penelitian ini menganalisis praktik akuntansi keberlanjutan pada Arif Barbershop, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jombang, Jawa Timur, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana barbershop menerapkan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) dalam operasional sehari-hari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan bahwa Arif Barbershop telah menerapkan praktik lingkungan dasar seperti pengelolaan limbah rambut melalui kantong plastik ke tempat pembuangan sampah, serta efisiensi energi dengan mematikan peralatan listrik setelah jam operasional. Dari aspek sosial, barbershop menjaga kepuasan pelanggan melalui konsistensi kualitas layanan dan sistem bagi hasil (60:40) kepada karyawan. Praktik tata kelola, meskipun bersifat informal, mencakup pencatatan keuangan sederhana menggunakan buku biasa. Namun demikian, barbershop belum memiliki izin usaha formal dan belum menerapkan kerangka akuntansi keberlanjutan yang terstandar. Penelitian ini menyoroti bahwa UMKM dapat mempraktikkan akuntansi keberlanjutan secara intuitif, dan menyarankan perlunya program pelatihan serta alat pelaporan yang disederhanakan.
Analisis Penerapan Akuntansi Forensik dalam Mendeteksi Praktik Korupsi Dana Desa Tries Ellia Sandari; Citra Helena Rahmawati; Amelia Wardatus Rizki; Nesa Mia Kasandra; Nicho Candra Hariyanto Putra
Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen Vol. 4 No. 3 (2026): Juli
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jkpim.v4i3.868

Abstract

Korupsi dalam pengelolaan dana desa masih menjadi permasalahan serius di Indonesia karena dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan masyarakat. Besarnya dana yang dikelola di tingkat desa sering kali tidak diimbangi dengan sistem pengendalian internal yang memadai, sehingga membuka peluang terjadinya kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi forensik dalam mendeteksi korupsi dana desa serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi forensik efektif dalam mengungkap kecurangan melalui analisis dokumen, penelusuran transaksi, dan pemeriksaan bukti keuangan secara mendalam. Berdasarkan konsep Fraud Diamond, kecurangan dipengaruhi oleh tekanan, peluang, rasionalisasi, dan kemampuan, dengan peluang sebagai faktor dominan. Namun, penerapannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, lemahnya pengendalian internal, dan kurangnya dukungan regulasi.