Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komicho (Kompos Blok Trichoderma Harzianum) Teknologi Media Tanam Pembibitan Cabai Rawit Tanpa Polybag Untuk Mewujudkan Pertanian Yang Ramah Lingkungan Dan Berkelanjutan Sibyan, Maghfirotus; Fairuza, Muchammad Nidhor; Karimah, Alyaa Nur; Farikha Q, Fitri
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v4i1.25

Abstract

Sektor pertanian telah berperan besar dalam pembangunan nasional melalui pembentukan PDB (Produk Domestik Bruto), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa melalui ekspor dan penciptaan ketahanan pangan nasional serta dalam penciptaan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan sektor lain. Pada tahun 2015 Produksi cabai rawit di kabupaten Jember menjadi penyumbang kedua terbesar di Jawa Timur dengan total produksi 32,12 ribu ton. Akan tetapi pada saat ini, telah terjadi penurunan produksi cabai rawit di kabupaten Jember. Penurunan produksi cabai rawit menyebabkan tingginya akan nilai pasar atau harga jual pada cabai rawit. Penururnan produksi tersebut salah satunya disebabkan oleh penyakit layu fusarium. yang menyerang disetiap musim terutama musim hujan. Dalam proses pembibitan cabai rawit para petani menggunakan media tanam polybag. Pada penggunaan polybag, polybag akan dibuang setelah tanaman siap dipindahakan. Hal tersebut menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu dengan adanya inovasi kompos blok dengan penambahan agen hayati Trichoderma harzianum (KOMICHO diharapkan dapat menciptakan suatu sistem pertanian yang ramah lingkungan. Metode yang peneliti lakukan, yaitu 1) persiapan bahan antara lain pupuk kompos dan Trichoderma harzianum, 2) proses pembuatan KOMICHO yang terdiri dari 4 perlakuan, yaitu kontrol, 1:1, 1:2, dan 1:3 air dengan Trichoderma harzianum, 3) pengujian dan analisis KOMICHO. Hasil dari pembuatan KOMICHO, didapatkan kandungan kompos berupa N : 1,14%, P : 0,28%, K : 1,52%,. Berdasarkan variabel pengamatan pertumbuhan bibit cabai rawit pada KOMICHO menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada kompos blok Trichoderma harzianum dengan perbandingan 1:3. Dengan tinggi tanaman 14 cm, dan jumlah daun sebanyak 5 helai.
Pengolahan Limbah Padat Organik Berbasis Sosialisasi dan Aplikasi Teknologi Drum Komposter di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Fitria, Firda Lutfiatul; Sari, Tika Kumala; Pramitasari, Noven; Karimah, Alyaa Nur; Khumairo, Aulia Rachmawati; Agustin, Helma; Prakosa, Faishal Bagas; Saputra, Reza Dwi
Abdibaraya Vol 5 No 01 (2026): Abdibaraya (In Progress)
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v5i01.2241

Abstract

This community service activity was conducted at the Nurul Islam Islamic Boarding School [L2.1] in Jember, with the aim of increasing administrators' and students' awareness and ability to manage organic and liquid waste sustainably. The main problems partners face are limited knowledge of organic solid waste management, the lack of waste sorting, and the lack of appropriate technology to process organic waste into useful products. The methods used in this activity include socialization, training, demonstrations, and mentoring in the application of composter technology to process organic solid waste generated from Islamic boarding school activities. The results of the activity showed an increase in knowledge and awareness of partners as demonstrated through the results of the pretest and posttest, as well as changes in behavior in waste management. The implementation of a simple composter reduced the volume of organic waste and produced compost. Overall, this community service activity had a positive impact on the Islamic boarding school's environmental, social, and educational aspects. This program is expected to be sustainable and further developed, and replicated in other locations with similar problems.