Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh penggunaan peta konsep dalam pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X Hendri, Wince; Nofi, Nofi
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v5i2.47

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peta konsep dalam pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAN 1 2X11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Semester 2 Kecamatan 2X11Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 7 kelas. Data dikumpulkan dengan teknik tes. Instrumen berupa tes hasil belajar siswa pada ranah kognitif. Soal dengan lima alternatif pilihan ganda yang telah diujicobakan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis uji-t untuk sampel yang berdistribusi normal dan memiliki varian yang homogen. Setelah dilakukan penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tes akhir diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 76,88 dan kelas kontrol 65,53. Uji statistik pada taraf 0,05 diperoleh thitung > ttabel maka hipotesis H1 diterima. Model pembelajaran ini juga dapat meningkatkan afektif dan psikomotorik siswa. Nilai rata-rata afektif kelas eksperimen 85,36 sedangkan kelas kontrol 66,91. Begitu juga dengan nilai psikomotorik kelas eksperimen 77,9% dan 63,2% kelas kontrol. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan peta konsep dalam pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X SMAN.
Evaluating SIKS-NG's Performance in Jabon District Social Welfare Mursyidah, Lailul; Nofi, Nofi
Indonesian Journal of Cultural and Community Development Vol 15 No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijccd.v15i3.1120

Abstract

Background: The integration of information systems into social welfare initiatives is increasingly important in rural areas. Specific Background: This study examines the effectiveness of the Next-Generation Social Welfare Information System (SIKS-NG) in a specific village, highlighting the role of human resources and supporting infrastructure. Knowledge Gap: Previous research emphasizes the need for trained personnel but lacks comprehensive analysis of resource adequacy. Aims: The research assesses the effectiveness of SIKS-NG in updating social assistance data, focusing on operators and available resources. Results: Findings reveal that effective implementation relies on competent operators and sufficient technological resources, such as computers and smartphones. Novelty: This study offers a comparative analysis with prior research, highlighting improved resource provision. Implications: The results emphasize the need for local governments to invest in human capital and technology to enhance social welfare outcomes and address poverty effectively. Highlights : Effective implementation of SIKS-NG relies on trained operators. Adequate technological resources, including computers and smartphones, are essential. Local government investment in human capital enhances social welfare outcomes. Keywords: Social Welfare, Information System, SIKS-NG, Rural Development, Human Resources
PENGEMBANGAN DESAIN BATIK BETAWI DENGAN SUMBER IDE KESENIAN BETAWI MENGGUNAKAN VISUAL JELUJUR Nofi, Nofi; Setyawan, Setyawan
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 2 No. 02 (2021): Terbitan September 2021
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55757/dimensi.v2i02.37

Abstract

Batik Betawi adalah batik yang tumbuh dan berkembang dengan menampilkan motif senibudaya Betawi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pendekatan desain, melalui survey lapangan yang dilakukan dengan observasi seperti Seraci Batik Betawi, Toko Batik Jayakarya, Davin’s House (Batik Kota Khas Tangerang) dan Pasar Tanah Abang serta wawancara seperti Keluarga Batik Betawi dan Rejobatik. Motif Batik Betawi di pasaran dihadirkan belum terlihat kebaharuan baik dari visual desain, komposisi, warna, arah fungsional. Maka muncul peluang untuk mengembangkan Batik Betawi yang dilakukan dengan menampilkan visual motif jelujur sebagai isen-isen motif utama, pendukung serta latar belakang batik dengan pengayaan distorsi dekoratif. Sumber ide dari penciptaan motif adalah kesenian Betawi yaitu, ondel-ondel, tanjidor, tarian, pengantin, abang-none dan pitung. Penggunaan warna yang digunakan adalah tren warna fall/winter 2021. Fungsional Batik Betawi akan menjadi busana siap pakai wanita dewasa usia 25-30 tahun, golongan menengah atas.