Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dental Caries Rate for Permanent First Molars among Children Aged 8-9 Years Cahyani, Putri Indah; Ningsih, Neny Setiawaty; Fathiah, Fathiah; Herlina, Rita
Dental Therapist Journal Vol. 5 No. 2 (2023): Dental Therapist Journal
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/dtj.v5i2.1143

Abstract

Caries in permanent first molars is the main cause of the high prevalence of extractions since the first molars are the first teeth to erupt. Such eruption is due to poor behavior in maintaining dental health as well as the anatomical shape of the first molars which have pits and fissures as the places for the food waste to stop. This study aims to determine the dental caries status of permanent first molars among children aged 8-9 years at SDN 35 of North Pontianak. This was a descriptive study with a survey method. The results of the study showed that the highest caries incidence rate of 20% was found in the first permanent molars, namely tooth 4.6. Caries incident was mostly found among female respondents by 69% and aged 9 years by 64%. It can be concluded that there were 65 healthy teeth with the highest number for tooth 1.6 by 48%. Furthermore, there were 119 dental caries with the highest number for tooth 4.6 by 78%. The rates of dental caries among female respondents and those aged 9 years were higher by 69% and 64%, respectively. Dental caries rate among respondents aged 9 years were larger, namely 64%. It is recommended to conduct further study regarding the level of understanding in maintaining dental health among children.
INOVASI STIK BAYAM SEBAGAI PRODUK MAKANAN KEKINIAN BERBASIS PANGAN LOKAL DESA BATTU WINANGUN Rahmadani, Rahmadani; Nova , Gitta Destalya Adrian; Oktari, Suci Ramanadha; Santika, Reni; Cahyani, Putri Indah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pangan lokal merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian desa sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa Battu Winangun, Dusun Cimalaya 3, Kecamatan Lubuk Raja, Kota Baturaja memiliki potensi sumber daya pangan lokal berupa bayam yang selama ini pemanfaatannya masih terbatas sebagai sayuran segar. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan stik bayam sebagai produk makanan kekinian berbasis pangan lokal yang memiliki nilai gizi, daya tarik konsumen, dan peluang usaha bagi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi bahan baku lokal, formulasi produk, proses pengolahan, serta uji organoleptik untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen. Hasil ini menunjukkan bahwa inovasi stik bayam memiliki tekstur renyah, cita rasa yang dapat diterima oleh konsumen, serta tampilan yang menarik sebagai camilan modern. Pemanfaatan bayam lokal sebagai bahan utama juga memberikan nilai tambah pada komoditas pertanian desa. Inovasi produk ini berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan berbasis UMKM yang mendukung pemberdayaan masyarakat, diversifikasi pangan lokal, dan peningkatan perekonomian Desa Battu Winangun.