p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kode : Jurnal Bahasa
Ibu, Jenny P Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simbolisasi Pesan Nonverbal Dalam Film the Gods Must Be Crazy II (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Ibu, Jenny P Wulandari; Jama, Karolus Budiman; Panis, Isabel Coryunitha
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i3.63701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna simbolisasi non verbal yang terkandung dalam film “The Gods Must Be Crazy II” Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika perspektif Charles Sanders Pierce untuk menganalisis makna ikon, indeks, dan simbol dari sebuah tanda dengan berfokus pada fungsi penggunaan tanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode tersebut digunakan karena data yang dianalisis berupa objek, dan gestur, yang terdiri dari simbol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Tangkapan layar atau screenshot, peneliti menggambil data dari sumber yang berbentuk potongan-potongan gambar pada film “The Gods Must Be Crazy II” kemudian dikelompokkan kedalam cooding sheet. Tanda (Sign) yang terkandung dalam film “The Gods Must Be Crazy II” akan dianalisis dengan teori Charles Sanders Pierce untuk dipahami (signifikasi) kemudian ditafsirkan (interpretasi). Hasil penelitian sepuluh episode film, ditemukan sembilan Scene. Hasil analisis sembilan Scene ditemukan sembilan Scene yang mengandung simbol tokoh tersebut berbentuk objek, kalimat dan gestur. Simbol objek berupa tanda-tanda yang dimunculkan dalam film dengan memuat fungsi untuk menjelaskan sesuatu tanpa harus menerangkan hal tersebut secara langsung. Simbol gestur berupa gerak tubuh yang menggambarkan sesuatu. Tanda pada Film “The Gods Must Be Crazy II” terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanda berupa objek serta tanda berupa gestur.
Simbolisasi Pesan Nonverbal Dalam Film the Gods Must Be Crazy II (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Ibu, Jenny P Wulandari; Jama, Karolus Budiman; Panis, Isabel Coryunitha
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i3.63701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan makna simbolisasi non verbal yang terkandung dalam film œThe Gods Must Be Crazy II Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika perspektif Charles Sanders Pierce untuk menganalisis makna ikon, indeks, dan simbol dari sebuah tanda dengan berfokus pada fungsi penggunaan tanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode tersebut digunakan karena data yang dianalisis berupa objek, dan gestur, yang terdiri dari simbol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Tangkapan layar atau screenshot, peneliti menggambil data dari sumber yang berbentuk potongan-potongan gambar pada film œThe Gods Must Be Crazy II kemudian dikelompokkan kedalam cooding sheet. Tanda (Sign) yang terkandung dalam film œThe Gods Must Be Crazy II akan dianalisis dengan teori Charles Sanders Pierce untuk dipahami (signifikasi) kemudian ditafsirkan (interpretasi). Hasil penelitian sepuluh episode film, ditemukan sembilan Scene. Hasil analisis sembilan Scene ditemukan sembilan Scene yang mengandung simbol tokoh tersebut berbentuk objek, kalimat dan gestur. Simbol objek berupa tanda-tanda yang dimunculkan dalam film dengan memuat fungsi untuk menjelaskan sesuatu tanpa harus menerangkan hal tersebut secara langsung. Simbol gestur berupa gerak tubuh yang menggambarkan sesuatu. Tanda pada Film œThe Gods Must Be Crazy II terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanda berupa objek serta tanda berupa gestur.