Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Bendungan Leuwikeris dan Tanggul dalam Mereduksi Banjir di Kota Banjar Fatma Nurkhaerani; Cahya Suryadi; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University and The Institut of ENgineering Indonesia (PII), Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.223-232

Abstract

Banjir merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Penyebab banjir termasuk curah hujan berlebih, fluktuasi suhu, kerusakan tanggul, pelelehan salju cepat, dan gangguan aliran air. Pengendalian banjir bisa dilakukan melalui pendekatan fisik (struktur) dan non-fisik (non struktur). Waduk Leuwikeris dibangun untuk pengembangan irigasi dan air baku, serta mengurangi banjir. Pada tahun 2016, banjir di Kota Banjar mengakibatkan kerusakan rumah dan perlu kajian untuk alternatif penanggulangan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan alternatif penanggulangan banjir yang dapat mereduksi banjir yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas waduk dalam reduksi banjir yaitu penurunan debit puncak di titik tinjau sekitar 300 m3/s, dengan penurunan luas area genangan banjir sekitar 450 ha, penurunan rata-rata kedalaman genangan sebesar 28 cm, penurunan jumlah desa tergenang sebanyak 11 desa. Dalam pemodelannya, lebar tanggul direncanakan sebesar 6 meter, koefisien 1,66 dan Panjang masing-masing tanggul yaitu 1859.8, 3548.34, 3088.87, 3910.38 dan 1766.06.
Pengaruh Bendungan Leuwikeris dan Tanggul dalam Mereduksi Banjir di Kota Banjar Fatma Nurkhaerani; Cahya Suryadi; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.223-232

Abstract

Banjir merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Penyebab banjir termasuk curah hujan berlebih, fluktuasi suhu, kerusakan tanggul, pelelehan salju cepat, dan gangguan aliran air. Pengendalian banjir bisa dilakukan melalui pendekatan fisik (struktur) dan non-fisik (non struktur). Waduk Leuwikeris dibangun untuk pengembangan irigasi dan air baku, serta mengurangi banjir. Pada tahun 2016, banjir di Kota Banjar mengakibatkan kerusakan rumah dan perlu kajian untuk alternatif penanggulangan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan alternatif penanggulangan banjir yang dapat mereduksi banjir yang terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas waduk dalam reduksi banjir yaitu penurunan debit puncak di titik tinjau sekitar 300 m3/s, dengan penurunan luas area genangan banjir sekitar 450 ha, penurunan rata-rata kedalaman genangan sebesar 28 cm, penurunan jumlah desa tergenang sebanyak 11 desa. Dalam pemodelannya, lebar tanggul direncanakan sebesar 6 meter, koefisien 1,66 dan Panjang masing-masing tanggul yaitu 1859.8, 3548.34, 3088.87, 3910.38 dan 1766.06.
Implementasi Program Sosialisasi PHBS Untuk Meningkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah Dasar Satap 2 Desa Cemarajaya Sofianti Hidayat; Arline Rahmadianti Kusumawardhani; Joshua Kevin Panjaitan; Marsheyla Magdalena Amung; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 2 No 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam masyarakat dan lingkungan sekolah menjadi bagian faktor terpenting terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Sebagaimana dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak ditetapkan bahwa sekolah harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini di lingkungan sekolah, PHBS mencakup mencuci tangan, menjaga kebersihan toilet, dan mengelola limbah dengan benar. Tentu dalam praktiknya hal tersebut mudah dilakukan sehari-hari. Dalam sosialisasi PHBS di Sekolah Dasar Satap 2 Desa Cemarajaya memiliki tujuan untuk membangun perubahan positif pada sikap serta kesadaran peserta didik, guru, dan staf sekolah terhadap praktik hidup bersih dan sehat. Disamping itu program ini bertujuan mengurangi risiko penyakit dampak dari kurangnya kesadaran akan PHBS, khususnya pada wilayah yang rentan bencana alam. Wilayah Desa Cemarajaya yang terletak pada Kecamatan Cibuaya pesisir pantai Karawang merupakan sebuah daerah yang penduduknya rentan terhadap ancaman serius dari perubahan iklim dan ketidakstabilan lingkungan. Salah satu contohnya rumah warga sering menjadi sasaran utama terkena banjir dan abrasi, hal ini menjadi dampak yang serius terhadap kesehatan penduduk. Dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian dengan mengadopsi pendekatan studi kasus dan analisis kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dengan mengidentifikasi perubahan signifikan dalam pengetahuan partisipan sebelum dan setelah sosialisasi, sehingga data yang diperoleh dalam bentuk deskripsi dengan pernyataan yang mudah dipahami