Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan terhadap Stabilitas Bendungan Urugan Selama Masa Konstruksi Husni Mubarak Kurnia Zain, Ahmad; Wikan Sadono, Kresno; Prabandiyani Retno Wardani, Sri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University and The Institut of ENgineering Indonesia (PII), Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.167-176

Abstract

Abstrak: Pembangunan bendungan harus sesuai dengan tiga pilar Konsepsi Keamanan Bendungan, yaitu keamanan struktur, pemantauan, pemeliharaan, dan operasi, serta kesiapsiagaan tindak darurat. Keamanan bendungan salah satunya dapat ditinjau dari kestabilan lereng pada tubuh bendungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi geologi dan geologi teknik, spesifikasi material timbunan dan analisis faktor keamanan lereng tubuh bendungan. Faktor keamanan yang dianalisis adalah selama pelaksanaan konstruksi bertahap timbunan dan saat konstruksi timbunan telah selesai tanpa beban gempa. Metode analisis stabilitas lereng yang digunakan menggunakan pemodelan dengan perangkat lunak Geostudio. Analisis stabilitas menggunakan bidang gelincir yang stabilitasnya dievaluasi dan dibagi menjadi beberapa irisan dan tegangan normal yang bekerja pada dasar setiap lapisan timbunan. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan skenario kenaikan timbunan. Skenario yang dimodelkan sebanyak 10 lapisan dengan tiap lapisan setinggi 7 (tujuh) meter. Initial static stress masing-masing lapisan timbunan didapatkan dari Parent analysis. Hasil analisis pemodelan stabilitas lereng menunjukkan nilai FK cenderung menurun seiring bertambahnya ketinggian lapisan pekerjaan timbunan. Pada pekerjaan timbunan kondisi disipasi tekanan air pori yang dihasilkan saat akhir konstruksi tanpa waktu tunggu disipasi lebih besar dibandingkan dengan adanya waktu tunggu disipasi 7 hari. Perbedaan ketinggian timbunan dan kemiringan tanah dasar dapat mempengaruhi nilai faktor keamanan terutama pada timbunan yang tinggi dan kemiringan tanah dasar yang curam. Kata kunci: pekerjaan timbunan, stabilitas lereng, faktor keamanan, bendungan urugan, Geostudio
Pengaruh Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan terhadap Stabilitas Bendungan Urugan Selama Masa Konstruksi Husni Mubarak Kurnia Zain, Ahmad; Wikan Sadono, Kresno; Prabandiyani Retno Wardani, Sri
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 8 No. 3: Desember 2023
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.8.03.167-176

Abstract

Abstrak: Pembangunan bendungan harus sesuai dengan tiga pilar Konsepsi Keamanan Bendungan, yaitu keamanan struktur, pemantauan, pemeliharaan, dan operasi, serta kesiapsiagaan tindak darurat. Keamanan bendungan salah satunya dapat ditinjau dari kestabilan lereng pada tubuh bendungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi geologi dan geologi teknik, spesifikasi material timbunan dan analisis faktor keamanan lereng tubuh bendungan. Faktor keamanan yang dianalisis adalah selama pelaksanaan konstruksi bertahap timbunan dan saat konstruksi timbunan telah selesai tanpa beban gempa. Metode analisis stabilitas lereng yang digunakan menggunakan pemodelan dengan perangkat lunak Geostudio. Analisis stabilitas menggunakan bidang gelincir yang stabilitasnya dievaluasi dan dibagi menjadi beberapa irisan dan tegangan normal yang bekerja pada dasar setiap lapisan timbunan. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan skenario kenaikan timbunan. Skenario yang dimodelkan sebanyak 10 lapisan dengan tiap lapisan setinggi 7 (tujuh) meter. Initial static stress masing-masing lapisan timbunan didapatkan dari Parent analysis. Hasil analisis pemodelan stabilitas lereng menunjukkan nilai FK cenderung menurun seiring bertambahnya ketinggian lapisan pekerjaan timbunan. Pada pekerjaan timbunan kondisi disipasi tekanan air pori yang dihasilkan saat akhir konstruksi tanpa waktu tunggu disipasi lebih besar dibandingkan dengan adanya waktu tunggu disipasi 7 hari. Perbedaan ketinggian timbunan dan kemiringan tanah dasar dapat mempengaruhi nilai faktor keamanan terutama pada timbunan yang tinggi dan kemiringan tanah dasar yang curam. Kata kunci: pekerjaan timbunan, stabilitas lereng, faktor keamanan, bendungan urugan, Geostudio