Bendungan yang telah selesai dibangun akan mengalami tekanan dari beban sendiri dan air waduk yang dapat menyebabkan bendungan mengalami deformasi. Deformasi vertikal bendungan pasca konstruksi pada permukaan dapat dipantau dengan instrumentasi patok geser. Analisis deformasi vertikal difokuskan pada arah sumbu z sebagai data pengukuran yang menunjukkan tren penurunan pada permukaan tubuh bendungan. Hasil dari pengukuran dibandingkan dengan kriteria penerimaan dari Hunter and Fell, ICOLD, Sowers, Sherard, dan analisa berdasarkan Settlement Index (SI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku deformasi vertikal Bendungan Tukul pasca konstruksi dengan menganalisis besaran penurunan yang terjadi terhadap kriteria penerimaan tersebut. Hasil analisis deformasi vertikal Bendungan Tukul pasca konstruksi dalam periode 3 (tiga) tahun berdasarkan patok geser dari beberapa kriteria didapatkan hasil beberapa instrumen memiliki nilai abnormal atau di bawah kriteria penerimaan, sebagian besar instrumen memenuhi kriteria sehingga dianggap normal. Namun, dalam hal kriteria yang abnormal terjadi pada beberapa instrumen bukan berarti bendungan dianggap tidak aman. Hasil analisis SI, keseluruhan instrumen memenuhi nilai di bawah 0,02 dengan nilai 0,001 s.d. 0,015, sehingga penurunan yang terjadi dalam kategori normal.
Copyrights © 2026