p-Index From 2021 - 2026
0.835
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ejurnal imedtech
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INOVASI BELAJAR KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 DAN 7 SDI KOLOKOA KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA: APA DAN BAGAIMANA? Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 8, No 1: JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.312

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengambarkan dan menyajikan serta mengeksplorasi temuan fakta-fakta apa saja yang yang terjadi dilapangan dan bagaimana itu terjadi dengan mengkaji dan menganalisis kualitas laporan kampus mengajar mahasiswa STKIP Citra Bakti angkatan 6 dan 7 serta ragam partisipasi dosen pendamping lapangan (DPL). Sampai saat ini sudah bergulir program kampus mengajar angkatan ke-7 dan masyarakat umum belum  banyak yang mengetahui apa dan bagaimana kampus mengajar tersebut. Mereka yang tahu dan paham hanya terbatas pada  penggagas program, tim monitoring pusat, perguruan tinggi yang mengikuti program, sekolah sasaran, DPL dan mahasiswa. Masyarakat hanya tahu  mendengar sebatas nama program. Oleh karena itu penelitian ini mengekplorasi dengan premis dasar fakta apa saja yang terjadi dan bagaiman itu terjadi. Hal ini didasari bahwa problematika dan gambaranya belum diketahui secara jelas, oleh karenanya penelitian ini penting untuk dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dengan instrumen daftar pertanyaan dan metode analisis dokumen dari laporan mahasiswa STKIP Citra Bakti yang telah melaksanakan Kampus Mengajar angkatan 6 dan 7. Metode lainnya adalah menganalisis foto dan lampiran yang tersaji dalam laporan serta audio hasil wawancara dengan mahasiswa serta DPL. Analisis data dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif bertujuan untuk memahami makna dan interpretasi data yang telah dikumpulkan oleh karena itu dalam penelitian ini digunakan analisis data Miles dan Huberman, tematik dan analisis interaksi simbolik. Adapun hasilnya adalah program kampus mengajar dipahami program yang bermanfaat bagi sekolah. Kendati dirasakan manfaatnya, program ini masih baru,tampak asing dan belum dipahami dengan benar oleh sekolah.Sekolah masih bingung dengan batasan-batasan program kampus mengajar yang dilaksanakan diselolah mereka.
ORIENTASI DISRUPSI PRAKONSEP DESAIN GEDUNG REKTORAT CITRA BAKTI Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 8, No 1: JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.311

Abstract

Telah dilaksanakan  pengabdian kepada masyarakat  dengan tujuan menghasilkan gambar skematik atau desain prakonsep Gedung Rektorat Citra Bakti. Model pengabdian yang diadopsi adalah model partisipatory rural appraisal. Sedangkan  metode menggunakan studi literatur dan kelayakan dengan ruang lingkup analisis pasar, lokasi, finansial dan teknis. Program kebutuhan bangunan, pembuatan sketsa desain awal, pembuatan 3D dan pembuatan dokumen desain. Penggunaan metode tersebut mempertimbangkan beberapa faktor, seperti: Kompleksitas proyek terkait proyek yang lebih kompleks umumnya membutuhkan proses pradesain yang lebih detail. Anggaran terkait dengan proyek dengan anggaran terbatas mungkin perlu menyederhanakan proses pradesain. Waktu, pertimbangan ketersediaan waktu juga dipertimbangkan karena hal ini dapat memengaruhi metode pradesain yang dipilih. Desain skematik didasarkan pada beberapa referensi, pedoman dan peraturan yang berlaku di indonesia. Deregulasi tersebut seperti   Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022, Peraturan, ketentuan dan petunjuk teknis turunnan dari undang-undang tersebut. Pedoman teknis bangunan gedung, Peraturan Beton Indonesia (PBI) dan standar-standar relevan yang berlaku di Indonesia. Disamping itu menggunakan acuan referensi seperti data arsistek. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa desain prakonsep atau pradesain perencanaan gedung Rektorat Citra Bakti
ORIENTASI DISRUPSI PRAKONSEP DESAIN GEDUNG REKTORAT CITRA BAKTI Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 8 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.311

Abstract

Telah dilaksanakan  pengabdian kepada masyarakat  dengan tujuan menghasilkan gambar skematik atau desain prakonsep Gedung Rektorat Citra Bakti. Model pengabdian yang diadopsi adalah model partisipatory rural appraisal. Sedangkan  metode menggunakan studi literatur dan kelayakan dengan ruang lingkup analisis pasar, lokasi, finansial dan teknis. Program kebutuhan bangunan, pembuatan sketsa desain awal, pembuatan 3D dan pembuatan dokumen desain. Penggunaan metode tersebut mempertimbangkan beberapa faktor, seperti: Kompleksitas proyek terkait proyek yang lebih kompleks umumnya membutuhkan proses pradesain yang lebih detail. Anggaran terkait dengan proyek dengan anggaran terbatas mungkin perlu menyederhanakan proses pradesain. Waktu, pertimbangan ketersediaan waktu juga dipertimbangkan karena hal ini dapat memengaruhi metode pradesain yang dipilih. Desain skematik didasarkan pada beberapa referensi, pedoman dan peraturan yang berlaku di indonesia. Deregulasi tersebut seperti   Undang-undang Nomor 28 Tahun 2022, Peraturan, ketentuan dan petunjuk teknis turunnan dari undang-undang tersebut. Pedoman teknis bangunan gedung, Peraturan Beton Indonesia (PBI) dan standar-standar relevan yang berlaku di Indonesia. Disamping itu menggunakan acuan referensi seperti data arsistek. Hasil dari pengabdian ini adalah berupa desain prakonsep atau pradesain perencanaan gedung Rektorat Citra Bakti
INOVASI BELAJAR KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 6 DAN 7 SDI KOLOKOA KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA: APA DAN BAGAIMANA? Oka, Gde Putu Arya; Juita, Angelina Kurnia; Toyo, Maria Irmina
IMEDTECH (Instructional Media Design and Technology) e-ISNN 2580-6033 Vol 8 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/imedtech.v8i1.312

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang mengambarkan dan menyajikan serta mengeksplorasi temuan fakta-fakta apa saja yang yang terjadi dilapangan dan bagaimana itu terjadi dengan mengkaji dan menganalisis kualitas laporan kampus mengajar mahasiswa STKIP Citra Bakti angkatan 6 dan 7 serta ragam partisipasi dosen pendamping lapangan (DPL). Sampai saat ini sudah bergulir program kampus mengajar angkatan ke-7 dan masyarakat umum belum  banyak yang mengetahui apa dan bagaimana kampus mengajar tersebut. Mereka yang tahu dan paham hanya terbatas pada  penggagas program, tim monitoring pusat, perguruan tinggi yang mengikuti program, sekolah sasaran, DPL dan mahasiswa. Masyarakat hanya tahu  mendengar sebatas nama program. Oleh karena itu penelitian ini mengekplorasi dengan premis dasar fakta apa saja yang terjadi dan bagaiman itu terjadi. Hal ini didasari bahwa problematika dan gambaranya belum diketahui secara jelas, oleh karenanya penelitian ini penting untuk dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dengan instrumen daftar pertanyaan dan metode analisis dokumen dari laporan mahasiswa STKIP Citra Bakti yang telah melaksanakan Kampus Mengajar angkatan 6 dan 7. Metode lainnya adalah menganalisis foto dan lampiran yang tersaji dalam laporan serta audio hasil wawancara dengan mahasiswa serta DPL. Analisis data dalam penelitian menggunakan deskriptif kualitatif bertujuan untuk memahami makna dan interpretasi data yang telah dikumpulkan oleh karena itu dalam penelitian ini digunakan analisis data Miles dan Huberman, tematik dan analisis interaksi simbolik. Adapun hasilnya adalah program kampus mengajar dipahami program yang bermanfaat bagi sekolah. Kendati dirasakan manfaatnya, program ini masih baru,tampak asing dan belum dipahami dengan benar oleh sekolah.Sekolah masih bingung dengan batasan-batasan program kampus mengajar yang dilaksanakan diselolah mereka.