Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM BATIK RAMLI SEBAGAI INOVASI SOSIAL DALAM PENINGKATAN KAPABILITAS BAGI PENYANDANG DISABILITAS Kadek Dwi Ariyanto; Diaz Kurnia Pentasandi; Tria Baeti Setiadini; Lintang Akbar
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v5i1.3563

Abstract

Upaya mewujudkan kesetaraan akses dalam pemenuhan hak dan pengembangan diri bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia masih disertai dengan kondisi ketidakberdayaan kelompok rentan tersebut. Padahal, angan untuk mengimplementasikan pendekatan yang inklusif telah menjadi visi bersama bagi berbagai pemangku kepentingan agar terwujud pelibatan Penyandang Disabilitas untuk dapat aktif terlibat sebagai subjek dalam proses pembangunan. Menanggapi fenomena tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Madiun menginisiasi cara baru untuk memberdayakan penyandang Disabilitas yang dikonfigurasikan dalam Program Inovasi Sosial Batik Ramli (Batik Ramah Lingkungan). Inisiatif inovasi sosial tersebut telah berjalan sejak tahun 2021 dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur. Artikel ini membahas terkait proses pengembangan Inovasi Sosial Batik Ramli mulai dari tahap awal hingga pencapaiannya dalam menciptakan perubahan sistemik. Pendekatan yang digunakan dalam membahas pengembangan Inovasi Sosial Batik Ramli adalah metode kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program Inovasi Sosial Batik Ramli telah melalui berbagai proses secara gradual dan inklusif dalam memberdayakan Penyandang Disabilitas dengan basis kegiatan produktif pada sektor industri kreatif dan agribisnis. Inovasi Sosial Batik Ramli juga telah menimbulkan perubahan sistemik sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupan secara multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan dan kesejahteraan.
PENGEMBANGAN INOVASI SOSIAL DALAM UPAYA PENGENDALIAN PERUBAHAN IKLIM: STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT INISIASI PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL MADIUN Kadek Dwi Ariyanto; Diaz Kurnia Pentasandi; Lintang Akbar; Tria Baiti Setiadini
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v6i1.5229

Abstract

Pertumbuhan populasi penduduk terus merangkak naik dengan kecepatan idealnya dalam beberapa dekade terakhir. Proyeksi peningkatan jumlah populasi penduduk yang terus bertambah seiring berjalannya waktu membawa tantangan pemenuhan kebutuhan ruang hidup yang membawa pada pertanyaan tentang bagaimana kondisi ekologis bumi di masa mendatang. Kebutuhan ruang hidup dalam realitas sosial menghasilkan pola urbanisasi dan membawa residu berupa produksi timbulan sampah sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. Pada akhirnya akan menimbulkan degradasi lingkungan dan perubahan iklim yang semakin buruk apabila tidak dilakukan intervensi yang optimal. PT Pertamina Patra Niaga FT Madiun, mencoba merespon hal ini dengan implementasi inovasi sosial pada Program Kampung Iklim yang dicetuskan. Artikel ini membahas bagaimana upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan sampah sebagai intervensi terhadap perubahan iklim. Menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, studi ini menuliskan hasil eksplorasi menggunakan spiral tahapan inovasi sosial mulai dari tahapan prompts, proposal, prototype, sustaining, scalling, sampai dengan systematic change. Bank Sampah Digital dan penerapan ekonomi sirkular dilihat sebagai lokus program yang akan dijelaskan. Hasil studi ini menemukan bahwa terdapat relevansi inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat yang dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pengelolaan sampah serta intervensi pada perubahan iklim melalui perpaduan teknologi dan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.