Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PENDIDIKAN HUBUNGAN MASYARAKAT BERBASIS HUMANIS MULTIKULTURALIS ABDURRAHMAN WAHID Suaidi Al Auny, Muhammad; Arrohmatan , Arrohmatan
Jurnal Insan Cendekia Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : CV. Tripe Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v4i1.254

Abstract

Pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid berbasis penghargaan dan perlindungan tertinggi terhadap Hak Asasi Manusia (HAM). Multikulturalisme Abdurrahman Wahid sebagai dasar dan esensi pembebasan tanpa dasar apapun, kecuali manusia itu sendiri. Pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid berusaha menempatkan Islam sebagai etika sosial dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut terangkum dalam maqashid assyari'ah, yang di dalamnya mencakup lima hak dasar manusia (al-kulliyat alkhams). Sedangkan relevansi pemikiran multikulturalisme Abdurrahman Wahid dilihat dari kesamaan perlakuan untuk mendapatkan pengakuan atau dihargai eksistensinya, persamaan memiliki kesempatan, dan perlakuan yang sama di depan hukum, tanpa memandang budaya, ras, etnis, jenis kelamin, dan agama. Persamaan ini juga diikuti dengan rasa kepekaan terhadap budaya yang masih bersifat imperial dan menggerakkan budaya kelompok yang bersifat imperial tersebut untuk memiliki perasaan dan sikap yang sama dengan kelompok atau budaya lain, sehingga persamaan menjadi sesuatu yang niscaya dimiliki.