Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA TAHAP KESIAPSIAGAAN BENCANA ALAM DI INDONESIA Wibowo, Irawan Agung
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 11 No. 2 (2024): JULI 2024
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v11i2.211

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan yang terbesar di dunia yang sangat berpotensi terjadi bencana alam. Dengan mengerahkan semua daya upaya baik personil dan materiil serta teknologi seperti Building Information Modeling (BIM) diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana berupa kerugian materiil dan korban jiwa.  Tulisan ini membahas secara sistematis tentang penerapan BIM untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana alam di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan secara dokumentasi atau studi literatur baik melalui buku, media elektronik serta sosial media yang disesuaikan dengan tema penelitian. Dari penelitian ini didapat peran BIM dalam kesiapsiagaan antara lain pemetaan dan analisis risiko, perencanaan evakuasi dan shelter, perencanaan infrastruktur darurat, simulasi bencana dan respons, serta koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Sedangkan tantangan dalam penerapan BIM adalah keterbatasan data geospasial, mahalnya biaya investasi infrastruktur IT dan pelatihan BIM, keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil atau tenaga ahli BIM serta kurangnya integrasi dengan sistem dan standar yang ada. Dengan terus meningkatkan kapasitas serta evaluasi dari studi kasus negara lain seperti Jepang diharapkan Indonesia dapat lebih siap menghadapi dan merespons bencana alam khususnya dengan penggunaan teknologi BIM.
TRANSFORMASI MANAJEMEN KESEHATAN HALAL: MENELISIK PELUANG, TANTANGAN, REGULASI, DAN STRATEGI RUMAH SAKIT SYARIAH DI INDONESIA Wibowo, Irawan Agung
Waisya : Jurnal Ekonomi Hindu Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/jw.v4i2.3160

Abstract

Peningkatan permintaan terhadap layanan kesehatan yang sesuai prinsip-prinsip syariah mendorong kemunculan rumah sakit syariah sebagai bagian dari ekosistem halal nasional. Namun angka tersebut hanya mencapai 2,46 %. dibandingkan dengan jumlah total rumah sakit di Indonesia. Rumah sakit syariah hadir sebagai bentuk integrasi nilai-nilai Islam ke dalam manajemen layanan kesehatan, tidak hanya dalam aspek medis, tetapi juga dalam tata kelola, etika pelayanan, dan penggunaan produk halal. Artikel ini mengkaji transformasi manajemen rumah sakit syariah di Indonesia dengan menyoroti peluang strategis, tantangan implementatif, serta kebijakan yang mengiringi pengembangannya serta strategi untuk mengatasi tantangan.. Pendekatan manajemen mutu seperti SERVQUAL dan Total Quality Management (TQM), serta prinsip Good Corporate Governance dan maqaṣid al-syari‘ah menjadi landasan dalam membangun sistem yang profesional dan berkelanjutan. Penulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka. Sumber data terdiri dari regulasi pemerintah, literatur ilmiah, laporan organisasi terkait industri halal, standar sertifikasi rumah sakit syariah dari MUKISI dan DSN-MUI serta media elektronik yang disesuaikan dengan tema penelitian. Terdapat peluang rumah sakit syariah, meliputi perspektif bisnis dengan pelayanan yang komprehensif dan Islami, mutu layanan tidak hanya segi teknis medis, tetapi juga dimensi spiritual, tata kelola berbasis nilai Islam, serta tinjuaan manajemen perubahan yang memungkinkan rumah sakit syariah untuk berkembang. Agar transformasi optimal, dibutuhkan langkah-langkah strategis yang meliputi diferensiasi dan segmentasi pasar, advokasi dan integrasi kebijakan, pengembangan SDM syariah terintegrasi, kolaborasi dan ekosistem halal, integratif SERVQUAL dan SJARS, shariah governance dan transparansi dan strategi transformasional.