Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Penggunaan Media Pop-Up Book pada Anak Disabilitas Intelektual Ringan Azzahra, Auliya; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 12, No 2 (2024): In Press
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v12i2.130225

Abstract

Penelitian dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada siswa kelas III Disabilitas Intelektual di SLB Negeri Autis Sumatera Utara. Menghadapi tantangan rendahnya hasil belajar matematika karena dominasi metode ceramah yang kurang membangkitkan minat siswa, peneliti menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan media Pop-Up Book. Melalui dua siklus dengan empat tahapan masing-masing, penelitian ini melibatkan dua siswa, AH dan SH, yang awalnya memiliki kemampuan rendah dalam mengenal lambang bilangan 1-10. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus ke siklus: dari awalnya 35% menjadi 88% untuk AH dan dari 30% menjadi 82% untuk SH. Kesimpulannya, pendekatan ini berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenal lambang bilangan secara substansial, dengan peningkatan sebesar 53% untuk AH dan 52% untuk SH, menunjukkan efektivitas media Pop-Up Book dalam membangkitkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika
Konsistensi Istiqamah Tarawih Analisis Sosial Keagamaan Jamaah Masjid Al Ikhlas Purbayan dan Al Mujahidin Kedawung Serta Integrasi Fiqih MI MTs Azzahra, Auliya; Ma’shum, Qodim; Prasetyo, Saad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v2i2.48

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konsistensi (istiqamah) jamaah dalam melaksanakan sholat tarawih di Masjid Al-Ikhlas Purbayan dan Masjid Al Mujahidin Kedawung, dilihat dari sudut pandang sosial dan keagamaan, serta kaitannya dengan pembelajaran fiqih di tingkat MI/MTs. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan, di mana data diperoleh melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran jamaah tarawih tidak selalu stabil. Di awal Ramadan, jamaah biasanya ramai karena semangat ibadah masih tinggi. Namun, memasuki pertengahan Ramadan, jumlah jamaah mulai berkurang karena kesibukan kerja, aktivitas ekonomi, dan kelelahan. Menariknya, pada sepuluh hari terakhir Ramadan, jumlah jamaah kembali meningkat, terutama di Masjid Al Mujahidin Kedawung, karena adanya kesadaran akan keutamaan malam lailatul qadar serta banyaknya perantau yang pulang kampung. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsistensi jamaah dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu faktor spiritual (keimanan), faktor sosial (lingkungan dan kebiasaan masyarakat), faktor ekonomi (pekerjaan dan kesibukan), serta mobilitas penduduk (seperti mudik). Faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan memengaruhi tingkat kehadiran jamaah di masjid. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa istiqamah tidak hanya berarti selalu hadir di masjid setiap malam, tetapi lebih kepada bagaimana seseorang tetap menjaga ibadahnya meskipun dalam kondisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, dalam pembelajaran fiqih di MI/MTs, penting untuk tidak hanya mengajarkan hukum dan tata cara ibadah, tetapi juga menanamkan sikap konsisten dalam beribadah melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa