Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SIFAT MEKANIK MATERIAL KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT KARBON Kajang, Gideon; Fahar, Andi Abustan
JNSTA ADPERTISI JOURNAL Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62728/jnsta.v4i2.584

Abstract

This research aims to determine the tensile, Young's modulus and shear modulus values ​​through tensile testing using carbon fiber composite materials. In the tensile test, it was found that the tensile value increased in each variation, namely in the 3 layer and 5 layer variations with a percentage of 18.71% in the 3 layer variation and 48.51% in the 5 layer variation. The Young's Modulus value decreased with each variation, namely the 3 layer variation experienced a percentage decrease of 35.01% and the 5 layer variation experienced a percentage decrease of 9.2%.
Pengembangan Sistem Manajemen Kualitas Berbasis ISO 9001 di Industri Kecil Alwi, Muhammad; Yunus, Kartini; Fahar, Andi Abustan; Kajang, Gideon; Paelongan, Ardi
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss5pp1262-1271

Abstract

ISO 9001 is an international standard designed to improve an organization's quality management system to ensure operational efficiency and customer satisfaction. Small industries in Indonesia face various challenges in the implementation of these standards, including limited resources, lack of understanding, and resistance to change. Therefore, this study aims to develop a more adaptive ISO 9001 implementation strategy in small industries to improve their business competitiveness and sustainability. The research method used in this study is a literature study with a qualitative approach. Data is obtained from various academic sources such as scientific journals, research reports, and publications relevant to ISO 9001-based quality management systems in small industries. Data analysis was carried out using content analysis and thematic synthesis methods, in order to identify key challenges, success factors, and effective implementation strategies in small industries. The results of the study show that the main factors for the successful implementation of ISO 9001 in small industries are management support, employee training, technology utilization, and collaboration with external parties. Meanwhile, the main barriers found include the high cost of certification, lack of awareness of long-term benefits, and the complexity of documentation. Therefore, a more flexible approach, government incentives, and broader education programs are needed to ensure the successful implementation of ISO 9001 in small industries.
Pendidikan sebagai Transformasi Kebudayaan di Era 4.0 Payung, Otniel; Kajang, Gideon; Sampe, Rafilus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.4438

Abstract

Revolusi Industri 4.0 telah membawa perubahan mendasar dalam berbagai dimensi kehidupan manusia, termasuk cara berpikir, berinteraksi, bekerja, dan membangun peradaban. Perkembangan pesat teknologi digital, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan industri, tetapi juga memengaruhi sistem nilai, identitas budaya, dan karakter masyarakat. Dalam konteks ini, pendidikan memiliki peran strategis sebagai instrumen utama transformasi kebudayaan. Namun demikian, praktik pendidikan di Indonesia masih cenderung berorientasi pada pencapaian kognitif dan kompetensi teknis, sementara dimensi kebudayaan, nilai, dan karakter belum terintegrasi secara optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai agen transformasi kebudayaan di era Revolusi Industri 4.0 dengan menggunakan pendekatan multidisipliner. Metode yang digunakan adalah kajian konseptual-analitis yang memadukan perspektif pendidikan, sosiologi, antropologi, sejarah, dan psikologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki fungsi strategis dalam proses enkulturasi, internalisasi nilai, serta pembentukan identitas budaya peserta didik di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Pendidikan yang terlepas dari kebudayaan berpotensi melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, tetapi rapuh secara moral dan kultural. Oleh karena itu, pendidikan perlu dikembangkan sebagai proses pembudayaan yang menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penguatan nilai-nilai budaya, Pancasila, dan kearifan lokal. Integrasi budaya dalam pendidikan diyakini mampu melahirkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan global sekaligus berakar kuat pada identitas nasional. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan yang