Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Bakteri Heterotrof untuk Mengatasi Fluktuasi pH Air pada Pembesaran Udang Vaname Secara Intensif Imrana, Imrana; Nursanti, Evi; Ramadhani, Fitriani; Angriawan, Feri; Illijas, Muhammad Ikbal; Saleh, Luqman
Lutjanus Vol 28 No 1 (2023): Lutjanus Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/jlpp.v28i1.547

Abstract

Penerapan sistem budidaya udang vaname dengan padat penebaran yang tinggi dapat mempengaruhi perubahan kualitas air yang signifikan. Aplikasi bakteri heterotrof bertujuan untuk menguraikan bahan-bahan organik yang dapat merusak kualitas air tambak dan menjaga fluktuasi pH air agar tetap stabil tidak terlalu asam dan tidak terlalu basa selama pemeliharaan berlangsung. Tingkat keasaman (pH) berperan penting dalam analisis kualitas air karena berpengaruh terhadap proses-proses biologis dan kimia di dalam air. Oleh karena itu dibutuhkan pengelolaan air khusus pada media hidup udang untuk menjaga fluktuasi pH. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aplikasi penggunaan bakteri heterotrof dalam menekan fluktuasi pH air pada pembesaran udang vaname secara intensif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data meliputi data primer dan sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, partisipasi aktif, wawancara dan studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati satu petak tambak dengan padat penebaran 202 ekor/m². Parameter yang diamati efektifitas penggunaan bakteri heterotrof untuk menjaga fluktuasi pH air, pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil pengamatan didapatkan nilai pH 7,5-8,8, pertumbuhan dan tingkat kelangsungan sebesar 19,3 gram/ekor dan 80% pada umur 82 hari pemeliharaan.
Rehabilitation and Conservation of Aquatic Resources on Former Nickel Mining Lands Cahyono, Indra; Nursanti, Evi; Iswanti, Nurul Izza; Hasbir, Muh; Sembor, Yusuf
Indonesian Journal of Coastal and Marine Studies Volume 1, Issue 3, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/ijcms.v1i3.100

Abstract

Nickel mining plays a strategic role in supporting the national economy, particularly for the metal and renewable energy industries. However, mining activities also generate significant environmental impacts, especially land degradation and the decline of aquatic resource quality due to increased sedimentation, alterations in the physical and chemical properties of soil and water, and the introduction of heavy metals into aquatic systems. These conditions directly disrupt aquatic ecosystems and reduce biodiversity. This article aims to review rehabilitation and conservation strategies for aquatic resources in post-nickel mining areas through a literature review approach. The study employed a descriptive qualitative method by analyzing relevant national and international scientific publications focusing on land reclamation, revegetation, water quality management, and post-mining aquatic ecosystem restoration. The review results indicate that effective rehabilitation of aquatic resources requires an integrated approach, including land reclamation to stabilize soil conditions, revegetation using adaptive plant species to improve soil fertility and control erosion, and water quality management through sedimentation ponds, constructed wetlands, and riparian vegetation. The implementation of these strategies has been shown to reduce sediment and heavy metal loads, improve water quality, and support the recovery of aquatic ecological functions. Furthermore, community involvement and sustainable management practices are essential to ensure long-term rehabilitation success. With well-planned and sustainable rehabilitation efforts, post-nickel mining areas have the potential to be restored into healthy and productive aquatic ecosystems that provide ecological as well as socio-economic benefits for surrounding communities