Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Penguatan Literasi Digital di Kalangan Remaja Kota Tasikmalaya Dalam Mendukung Capaian SDGS 2030 Fitrah Arya Ramadhan; Yuda Amri Setiadi; Ichsan Rahman Fauzi
Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Publikasi Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/sadewa.v2i2.859

Abstract

Digital Education or Digital Literacy is one of the main keys to preparing future generations who will never escape the involvement of modern devices or gadgets, in order to educate the generation in facing the challenges of global change. Tasikmalaya is one of the regions and cities that is attractive for teenagers to be the subject of achieving SDGS or in Indonesian "Sustainable Development Goals" in 2023. This article aims to determine the level of Digital Literacy of the community around Tasikmalaya City, especially teenagers. As well as proposing opinions and breakthroughs in strengthening effective Digital Literacy to support the country's SDGS. This research also discusses the positive impact of increasing digital literacy in supporting the achievement of SDGs 2030, especially in terms of increasing access to education, improving life skills, and reducing social disparities. The research method used is a literature study by reviewing similar previous studies to collect the necessary and relevant data. The results show that innovative approaches that focus on empowering teenagers as agents of change, integrating digital literacy into the school curriculum, and effectively using information and communication technology (ICT) can increase teenagers' digital literacy.
IMPLIKASI KORUPSI DANA PEN TERHADAP PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL Azmi Difa Fadilah; Nisrina Tiara Adinda; Maziyya Mughniati Rahma; Ribby Septiani Lauda; Fitrah Arya Ramadhan
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i2.2817

Abstract

Korupsi merupakan tindakan yang dipandang sebagai pidana atau kejahatan, dimana tindak pidana ini erat kaitan dengan jabatan ataupun wewenang pemerintah. Artikel ini membahas implikasi kasus korupsi dana Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) terhadap upaya pemulihan ekonomi Indonesia pasca COVID-19. Melalui analisis kasus suap dalam pengajuan pinjaman dana PEN oleh mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, penelitian ini menyoroti penyalahgunaan wewenang, dampaknya terhadap kepercayaan publik, dan kerugian ekonomi. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur untuk mengindentifikasi faktor-faktor pendukung terjadinya kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan dan transparansi menjadi penyebab utama korupsi, yang berdampak pada penyaluran dana yang tidak tepat sasaran, penurunan kepercayaan publik, serta hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis seperti penguatan audit, penerapan sanksi yang tegas, dan peningkatan transparansi dalam pengelolaan dana PEN untuk mencegah korupsi di masa depan.