Nisrina Tiara Adinda
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN DENGAN LITERASI DIGITAL: PERAN TEKNOLOGI DI ERA SDGS 2030 Azmi Difa Fadilah; Nisrina Tiara Adinda; Ichsan Fauzi Rahman
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2024): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i5.1284

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran penting teknologi dan literasi digital dalam dunia pendidikan modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manfaat integrasi teknologi dalam pembelajaran, kontribusi teknologi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di bidang pendidikan, serta pentingnya pengembangan literasi digital bagi siswa. Melalui analisis literatur, studi ini menemukan bahwa teknologi, khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), telah membawa berbagai manfaat signifikan dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pembelajaran. Teknologi juga berperan penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, meningkatkan standar pengajaran, dan memfasilitasi administrasi pendidikan, sehingga berkontribusi dalam pencapaian SDGs di bidang pendidikan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital bagi siswa dalam menganalisis, berpikir kritis, dan menyaring informasi secara efektif. Peran guru dan orang tua sangat krusial dalam meningkatkan literasi digital siswa melalui pendekatan inovatif berbasis teknologi. Temuan penelitian ini menyiratkan perlunya kolaborasi anatar pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk mengoptimalkan intefrasi teknologi dan pengembangan literasi digital guna menciptakan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
IMPLIKASI KORUPSI DANA PEN TERHADAP PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL Azmi Difa Fadilah; Nisrina Tiara Adinda; Maziyya Mughniati Rahma; Ribby Septiani Lauda; Fitrah Arya Ramadhan
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 2 No. 2 (2024): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v2i2.2817

Abstract

Korupsi merupakan tindakan yang dipandang sebagai pidana atau kejahatan, dimana tindak pidana ini erat kaitan dengan jabatan ataupun wewenang pemerintah. Artikel ini membahas implikasi kasus korupsi dana Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) terhadap upaya pemulihan ekonomi Indonesia pasca COVID-19. Melalui analisis kasus suap dalam pengajuan pinjaman dana PEN oleh mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri, penelitian ini menyoroti penyalahgunaan wewenang, dampaknya terhadap kepercayaan publik, dan kerugian ekonomi. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur untuk mengindentifikasi faktor-faktor pendukung terjadinya kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan dan transparansi menjadi penyebab utama korupsi, yang berdampak pada penyaluran dana yang tidak tepat sasaran, penurunan kepercayaan publik, serta hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis seperti penguatan audit, penerapan sanksi yang tegas, dan peningkatan transparansi dalam pengelolaan dana PEN untuk mencegah korupsi di masa depan.