Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DESAIN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH LABORATORIUM TEKNIK KIMIA DI LINGKUNGAN INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA Eka Apriliasi aprilia
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium teknologi lingkungan Teknik Kimia ITI yang merupakan fasilitas bagi mahasiswa Teknik Kimia dan teknologi pertanian dalam melakukan kegiatan praktikum kimia analitis dan penelitian kearah lingkungan. Kegiatan praktikum dan penelitian yang dilakukan di laboratorium Teknik kimia ini menggunakan zat- zat kimia yang sebagian besar bersifat bahan berbahaya dan beracun (B3). Tujuan perancangan bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ini adalah sebagai usaha untuk mengurangi konsentrasi polutan air buangan ke badan air atau kandungan bahan pencemar dalam air yang dapat mencemari lingkungan kampus ITI. Teknologi biofilter dipilih karena keunggulannya dalam meremoval pencemar organik dengan tingkat efisiensi tinggi sampai dengan 95%. Hasil penelitian ini berupa desain IPAL Biofilter yang meliputi dimensi bangunan dan gambar teknik IPAL untuk mengolah air limbah yang dihasilkan oleh Laboratorium Teknik Kimia ITI, Tangerang Selatan.
Penerapan Teknologi irigasi Tetes Pada Agrowista Anggur Refranisa, Refranisa; Rochimah, Estuti; Apriliasi, Eka
Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Vol 11, No 2 (2023): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/berdikari.v11i2.17252

Abstract

Keranggan Village has a large area of land for agrotourism development, with the main attraction as an Ecotourism Village. Pokdarwis members, as partners in community service, have joined the South Tangerang Grape Community. They highlight grapes as the village's leading commodity to support its Ecotourism Village title. However, several aspects of the problems faced by Pokdarwis are aspects of agrotourism plant cultivation techniques and aspects of human resource management in applying agrotourism plant cultivation technology. The service aims to introduce grape cultivation technology and increase knowledge of grape cultivation techniques using drip irrigation techniques. Several solutions are offered to partners: (1) pioneering grape cultivation by the community, which can be used as a fruit-picking attraction; (2) applying digital drip irrigation techniques as irrigation support to support grape plant productivity; and (3) providing training and assistance to the community so that they have the skills to implement grape cultivation and apply drip irrigation technology. The results and implications of this program are that the people of Keranggan village can apply suitable technology that makes it easier to grow grapes and makes Keranggan village a pioneer of grape agrotourism in South Tangerang.
EFEKTIVITAS IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) PADA TANAMAN ANGGUR DI WILAYAH AGROWISATA KAMPUNG KERANGGAN Apriliasi, Eka
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4679

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem irigasi tetes (drip irrigation) pada budidaya tanaman anggur di Kampung Keranggan, Tangerang Selatan. Metode yang digunakan mencakup pengukuran debit air dari emiter, perhitungan kebutuhan air berdasarkan evapotranspirasi tanaman (Etc) dan koefisien tanaman (Kc), serta penentuan durasi operasional optimal. Hasil menunjukkan bahwa sistem irigasi manual dengan debit emiter 2 liter/jam dan durasi penyiraman 30 menit per sesi (2 kali sehari) mampu memenuhi kebutuhan air harian tanaman dewasa sebesar 2 liter/tanama secara efisien. Dengan kapasitas tangki 1000 liter, sistem dapat menopang irigasi hingga 125 hari untuk 4 pohon. Efektivitas sistem mencapai 100 persen tanpa pemborosan air. Disarankan penggunaan timer otomatis untuk meningkatkan konsistensi dan efisiensi operasional.
EFEKTIVITAS IRIGASI TETES (DRIP IRRIGATION) PADA TANAMAN ANGGUR DI WILAYAH AGROWISATA KAMPUNG KERANGGAN Apriliasi, Eka
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 2, Agustus Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i2.4679

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas sistem irigasi tetes (drip irrigation) pada budidaya tanaman anggur di Kampung Keranggan, Tangerang Selatan. Metode yang digunakan mencakup pengukuran debit air dari emiter, perhitungan kebutuhan air berdasarkan evapotranspirasi tanaman (Etc) dan koefisien tanaman (Kc), serta penentuan durasi operasional optimal. Hasil menunjukkan bahwa sistem irigasi manual dengan debit emiter 2 liter/jam dan durasi penyiraman 30 menit per sesi (2 kali sehari) mampu memenuhi kebutuhan air harian tanaman dewasa sebesar 2 liter/tanama secara efisien. Dengan kapasitas tangki 1000 liter, sistem dapat menopang irigasi hingga 125 hari untuk 4 pohon. Efektivitas sistem mencapai 100 persen tanpa pemborosan air. Disarankan penggunaan timer otomatis untuk meningkatkan konsistensi dan efisiensi operasional.
ANALISIS DAN STRATEGI PEMELIHARAAN KANTONG LUMPUR PADA JARINGAN IRIGASI BENDUNG PAMARAYAN BERDASARKAN POLA AKUMULASI SEDIMEN Apriliasi, Eka; Widjaya, Christian Dwi Putra; Syafriyandi, Debby
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 3, Desember Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i3.4979

Abstract

Sistem irigasi yang andal sangat bergantung pada kemampuan jaringan untuk mendistribusikan air secara efisien dan berkelanjutan. Salah satu permasalahan utama yang dapat mengganggu fungsi jaringan irigasi adalah akumulasi sedimen yang tinggi, terutama di kantong lumpur. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemeliharaan kantong lumpur pada jaringan irigasi Bendung Pamarayan berdasarkan pola akumulasi sedimen yang terjadi. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, pengambilan sampel sedimen, analisis laboratorium, serta perhitungan volume dan laju akumulasi sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata akumulasi sedimen di beberapa lokasi mencapai 2.000–3.000 m³ per tahun. Strategi pemeliharaan yang efektif adalah dengan melakukan pembersihan minimal dua kali dalam setahun, yaitu sebelum dan sesudah musim hujan. Rencana pemeliharaan disusun berdasarkan efisiensi operasional, aksesibilitas lokasi, dan kebutuhan kontinuitas suplai air irigasi. Penerapan strategi ini diharapkan dapat menjaga keberlanjutan fungsi irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian.