Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Inside-Outside Circle di Sekolah Dasar Hidayat, Afdhal; Mudjiran, Mudjiran
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2916

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat dan hasil belajar siswa di SDN 06 Aur Malintang. Tujuan penelitian ini untuk melihat peningkat minat dan hasil belajar siswa model pembelajaran Snowball Throwing di  kelas VI SDN 06 Aur Malintang. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Populasinya adalah siswa kelas VI dengan jumlah 16 orang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir pada minat dan hasil belajar siswa. Berdasarkan Hasil persentase minat belajar siswa pada siklus I  ialah 55% pada pertemuan I sedangkan pada pertemuan II Siklus I sebesar 65%  yang berarti adanya selisih sebesar 10%.  Hasil persentase minat belajar siswa pada siklus II pertemuan I yang sebesar  68% menjadi 81% pada pertemuan II siklus II yang berarti adanya peningkatan sebesar 12%. Dari perbandingan kedua siklus tersebut terdapat peningkatan, hal ini berarti minat belajar siswa pada pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran Inside-Outside Circle sudah meningkat
Peningkatan Minat dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Inside-Outside Circle di Sekolah Dasar Hidayat, Afdhal; Mudjiran, Mudjiran
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2916

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat dan hasil belajar siswa di SDN 06 Aur Malintang. Tujuan penelitian ini untuk melihat peningkat minat dan hasil belajar siswa model pembelajaran Snowball Throwing di  kelas VI SDN 06 Aur Malintang. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Populasinya adalah siswa kelas VI dengan jumlah 16 orang. Data penelitian dikumpulkan menggunakan menggunakan tes kemampuan awal dan tes kemampuan akhir pada minat dan hasil belajar siswa. Berdasarkan Hasil persentase minat belajar siswa pada siklus I  ialah 55% pada pertemuan I sedangkan pada pertemuan II Siklus I sebesar 65%  yang berarti adanya selisih sebesar 10%.  Hasil persentase minat belajar siswa pada siklus II pertemuan I yang sebesar  68% menjadi 81% pada pertemuan II siklus II yang berarti adanya peningkatan sebesar 12%. Dari perbandingan kedua siklus tersebut terdapat peningkatan, hal ini berarti minat belajar siswa pada pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran Inside-Outside Circle sudah meningkat
Problematika Implementasi SAP Akrual pada Keuangan Desa Medan Estate Siregar, Christian Rafael; Hidayat, Afdhal; Sihombing, Briliant Kosu Raja Mora; Lubis, Putri Kemala Dewi; Matondang, Khairani Alawiyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual pada pengelolaan keuangan desa serta mengidentifikasi berbagai problematika yang memengaruhi kualitas pelaksanaannya di Desa Medan Estate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparatur desa yang terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan desa. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAP berbasis akrual pada pengelolaan keuangan Desa Medan Estate telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan regulasi dan format pelaporan yang berlaku. Namun, implementasi tersebut masih cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya substantif. Aparatur desa telah mampu menyusun laporan keuangan secara periodik, tetapi pemahaman konseptual mengenai pengakuan transaksi, klasifikasi akun, dan pemanfaatan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan belum merata. Problematika utama dalam implementasi SAP berbasis akrual meliputi keterbatasan kompetensi aparatur, pelatihan yang belum berkelanjutan, ketergantungan pada aplikasi dan pendamping eksternal, serta adanya kesenjangan antara tuntutan standar dengan kapasitas operasional di lapangan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan implementasi SAP berbasis akrual perlu dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur secara berkelanjutan, perbaikan sistem pendampingan teknis, serta penguatan pemanfaatan informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.