Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis STEM untuk Mewujudkan Keterampilan Dasar Berpikir Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Puspitasari, Juwita Fitria; Patonah, Siti; Sukamto, Sukamto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7319

Abstract

Keterampilan berpikir ilmiah merupakan keterampilan berpikir untuk menenghasilkan suatu keputusan atau kesimpulan secara ilmiah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Keterampilan berpikir ilmiah dapat dilatih dengan menerapkan pendekatan STEM (Science, Tecnology, Engineering and Mathematics) yang menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersaam dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM yang dapat mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi memperoleh hasil validasi indeks aiken sebesar 0,94 pada komponen modul ajar, 0,96 pada validasi materi, 0,96 pada validasi bahasa, 0,94 pada validasi media Augmented Reality, dan 0,98 pada validasi media konkrit. Uji efektifitas modul ajar diperoleh nilai N-Gain 0,56 dan uji kepraktisan modul ajar memperoleh nilai 95,2. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa  modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah siswa kelas V sekolah dasar.
Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis STEM untuk Mewujudkan Keterampilan Dasar Berpikir Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Puspitasari, Juwita Fitria; Patonah, Siti; Sukamto, Sukamto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7319

Abstract

Keterampilan berpikir ilmiah merupakan keterampilan berpikir untuk menenghasilkan suatu keputusan atau kesimpulan secara ilmiah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Keterampilan berpikir ilmiah dapat dilatih dengan menerapkan pendekatan STEM (Science, Tecnology, Engineering and Mathematics) yang menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersaam dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM yang dapat mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi memperoleh hasil validasi indeks aiken sebesar 0,94 pada komponen modul ajar, 0,96 pada validasi materi, 0,96 pada validasi bahasa, 0,94 pada validasi media Augmented Reality, dan 0,98 pada validasi media konkrit. Uji efektifitas modul ajar diperoleh nilai N-Gain 0,56 dan uji kepraktisan modul ajar memperoleh nilai 95,2. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa  modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah siswa kelas V sekolah dasar.
PERAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM DALAM MENJAGA EKOSISTEM DARAT SEBAGAI UPAYA PENCAPAIAN SDGS Puspitasari, Juwita Fitria; Nugraheni, Nur Siwi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i4.8899

Abstract

Konservasi sumber daya alam memegang peranan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem darat di Indonesia, yang juga merupakan bagian krusial dari upaya global mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini mengkaji strategi konservasi yang berfokus pada pelestarian ekosistem darat dan keanekaragaman hayati sebagai langkah untuk memenuhi target SDGs, khususnya pada tujuan 15 yang berkaitan dengan ekosistem daratan. Melalui analisis kebijakan serta kajian literatur, penelitian ini mengungkapkan peran sinergis antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi degradasi lingkungan serta memastikan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hasil studi menunjukkan bahwa pelibatan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga dan memulihkan ekosistem darat menjadi faktor utama untuk mendorong kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan kolaborasi yang efektif, konservasi sumber daya alam dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keanekaragaman hayati, memperbaiki kualitas lingkungan, dan mendukung pencapaian SDGs.