Kemampuan spasial merupakan kemampuan berpikir siswa melalui transformasi gambar mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial siswa dalam pembelajaran matematika pada kelas X-A di MAN 1 Lombok Barat melalui kendi maling Banyumulek. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan subjek sebanyak 6 orang siswa yang ditentukan dengan purposive sampling yaitu berdasarkan kategori tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi tiga indikator kemampuan spasial dengan benar yaitu menentukan penampilan objek dari perspektif yang berbeda, menentukan hubungan antara bagian yang satu dengan yang lainnnya pada objek dan merotasikan posisi suatu objek. 2) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika sedang mampu memenuhi dua indikator kemampuan spasial dengan benar ketika menentukan hubungan antara bagian yang satu dengan yang lainnnya pada objek dan merotasikan posisi suatu objek. 3) Siswa dengan kategori tingkat kemampuan matematika rendah mampu memenuhi satu indikator kemampuan spasial dengan benar pada indikator menentukan penampilan objek dari persfektif yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kendala lebih banyak ditemukan pada aspek spatial visualization maka guru perlu memberikan pendekatan komprehensif melalui objek budaya lainnya untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep spasial.