Farhan, Novandra
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Debriefing Simulation Melalui Big Monopoly Berbasis Augmented Reality (AR) Untuk Mendukung Ketahanan Bencana Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Yulianti, Eva; Hamidah, Alya; Pratiwi, Citra Dwi; Farhan, Novandra; Lestari, Widya Widi; Hafida, Siti Hadiyati Nur
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8427

Abstract

Kabupaten Klaten, sebagai bagian dari Provinsi Jawa Tengah, berada di jalur Ring of Fire dan memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, erupsi gunung, banjir, dan tanah longsor. Pengetahuan mitigasi bencana di kalangan masyarakat, terutama anak-anak penyandang disabilitas, masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitigasi bencana melalui inovasi pembelajaran menggunakan permainan Big Monopoly berbasis Augmented Reality (AR) dan Debriefing Simulation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pengukuran tingkat pengetahuan awal siswa melalui kuesioner pre-test, pendampingan edukasi menggunakan teknologi AR, dan simulasi peran dalam situasi bencana serta evaluasi dilakukan melalui kuesioner post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam permainan Big Monopoly dan metode Debriefing Simulation secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menyampaikan materi mitigasi bencana secara interaktif dan menyenangkan. Para peserta didik mengikuti kegiatan Implementsi Permainan Big Monopoly berbasisi Augmented Reality (AR) dan Debriefing Simulation dengan antusias yang tinggi.. Kesimpulannya, inovasi metode pembelajaran ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa penyandang disabilitas, memberikan mereka pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi bencana secara mandiri dan proaktif.
Edukasi Debriefing Simulation Melalui Big Monopoly Berbasis Augmented Reality (AR) Untuk Mendukung Ketahanan Bencana Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Yulianti, Eva; Hamidah, Alya; Pratiwi, Citra Dwi; Farhan, Novandra; Lestari, Widya Widi; Hafida, Siti Hadiyati Nur
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8427

Abstract

Kabupaten Klaten, sebagai bagian dari Provinsi Jawa Tengah, berada di jalur Ring of Fire dan memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, erupsi gunung, banjir, dan tanah longsor. Pengetahuan mitigasi bencana di kalangan masyarakat, terutama anak-anak penyandang disabilitas, masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mitigasi bencana melalui inovasi pembelajaran menggunakan permainan Big Monopoly berbasis Augmented Reality (AR) dan Debriefing Simulation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan pengukuran tingkat pengetahuan awal siswa melalui kuesioner pre-test, pendampingan edukasi menggunakan teknologi AR, dan simulasi peran dalam situasi bencana serta evaluasi dilakukan melalui kuesioner post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam permainan Big Monopoly dan metode Debriefing Simulation secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menyampaikan materi mitigasi bencana secara interaktif dan menyenangkan. Para peserta didik mengikuti kegiatan Implementsi Permainan Big Monopoly berbasisi Augmented Reality (AR) dan Debriefing Simulation dengan antusias yang tinggi.. Kesimpulannya, inovasi metode pembelajaran ini berhasil meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa penyandang disabilitas, memberikan mereka pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi bencana secara mandiri dan proaktif.
Cognitive Aspects of Students in the Process of Learning to Read, Write, and Count in Lower Grades Minsih, Minsih; Setiawan, Rio Jodi; Farhan, Novandra
Urecol Journal. Part A: Education and Training Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify various forms of cognitive impairment in elementary school students through a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation of students, teachers, and parents in the school environment. The results of the study show that students' reading, writing, and arithmetic (calistung) impairments are present in mild symptoms of cognitive impairment such as dysgraphia (technical difficulty in writing) and mild dyscalculia (difficulty in understanding complex mathematical material). Students tend to find it easier to understand contextual material related to everyday life, while abstract material such as mathematics and foreign languages remain a challenge. The use of technology in learning has not become a common practice, with students preferring to search for information in books before turning to the internet. In addition, there were also indications of mild attention deficit and hyperactivity disorders in some students, which can affect the effectiveness of classroom learning. This study emphasizes the importance of learning strategies tailored to student needs, such as contextual methods, individualized approaches, and the use of technology as a supporting medium. These findings are expected to serve as a basis for schools in designing interventions that support optimal cognitive development in students and early detection of symptoms of cognitive disorders.