Halmadiningrat, I Made
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indonesia’s Constitutional Court Decisions on Outsourcing Scheme: Balancing Protection and Efficiency? Palguna, I Dewa Gede; Nurjanah, Ita; Padmawati, Ni Komang Tari; Dananjaya, I Komang; Halmadiningrat, I Made
Journal of Indonesian Legal Studies Vol 8 No 2 (2023): Contemporary Issues on Law, Development, and Justice: Indonesian Context and Beyo
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jils.v8i2.66507

Abstract

This article explores the Indonesian Constitutional Court’s views through its decisions in shaping the practice of outsourcing in Indonesia based on the 1945 Constitution. The study was first conducted by analyzing Decision No. 012/PUU-I/2003 and later Decision No. 27/PUU-IX/2011. The novelty of this research is evident from the involvement of perspective in analyzing the outsourcing scheme in Indonesia as newly regulated in several laws, namely Job Creation Law and the Government Regulation in lieu of Job Creation Law. Using the normative legal research method, the authors used statutory, case, and conceptual approaches. Based on the research conducted, the authors found that the Constitutional Court aims to uphold the balance of companies’ efficiency and outsourced workers’ rights protection. The findings are evidenced by the Constitutional Court’s stance in a decision that implies that outsourcing is constitutional to enhance the State’s economy while simultaneously protecting the outsourced workers’ rights to ensure the fulfillment of their constitutional rights by setting two-fold models of protection. Therefore, even if new outsourcing scheme regulations are issued, the criterion of legality in future judicial reviews must involve determining whether such balance has been sufficiently met.
Politik Hukum Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara dan Akibatnya terhadap Perlindungan Lingkungan pada Hak Masyarakat Adat di Kalimantan Timur Halmadiningrat, I Made; Firdharizki, Aridiva
Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia Vol 9 No 2 (2023): April
Publisher : Indonesian Center for Environmental Law

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38011/jhli.v9i2.601

Abstract

Salah satu catatan kritis proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara adalah minimnya partisipasi masyarakat dalam pengundangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN). Hal ini telah menciptakan potensi perenggutan hak-hak masyarakat adat yang merupakan kelompok paling rentan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum UU IKN serta akibatnya terhadap perlindungan lingkungan hidup pada hak masyarakat adat dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UU IKN memiliki konstelasi konfigurasi politik otoriter yang secara simultan berdampak pada karakter produk hukum yang elitis. Sebagai akibat dari kentalnya unsur elite dalam UU IKN, akses masyarakat adat terhadap pembangunan menjadi terbatasi, dan pelanggaran hak menjadi tidak terhindarkan. Penelitian ini berkesimpulan bahwa konfigurasi politik UU IKN memiliki dampak yang signifikan terhadap pemenuhan hak perlindungan lingkungan sebagai bagian terikat dari kehidupan masyarakat adat.