Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sikap Bangga Berbahasa Indonesia Yang Ditujukan Dalam Caption Instagram Dinda Syakira; Shakila Mutia; Mayla Awaliah
Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan bahasa dan Sastra
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bima.v2i1.622

Abstract

The study was to analyze the phenomenon of Indonesian use in caption of instagram that expressed a proud attitude toward Indonesia's cultural identity. Through a qualitative approach with content analysis, the article explored how the use of Indonesian in instagram caption reflects pride in local cultural heritage and values. The study involves analysis of caption of various types of instagram accounts, ranging from personal accounts to individual or influencer active in Indonesian. With a focus on linguistic, social, and cultural aspects, the study aims to understand how the use of language in instagram caption can serve asa representation of a strong national identity attitude and how it can affect user perception and interactions of the content. The findings of this study are expected to provide insight into the role of language in strengthening and promoting pride in Indonesia's cultural identity in context of social media. In the study, the methods we take are qualitative methods, we do data processing through questionnaire charging and the results show that people are already convinced in their Indonesian prideful attitude, but implementation suggests 70%. Rest shows some of our people don't really use instagram that much.
PERNIKAHAN ANAK DALAM KAJIAN ANTROPOLOGI Amanda Fayrisha Nasution; Dinda Syakira; Aditia Hizki Pranata Tarigan Tambak; Berlianta Saragih; Riva Barus; Enjel Mitra Wati Hulu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena pernikahan anak dari perspektif antropologi, dengan fokus pada dinamika hukum, budaya, dan agama yang mempengaruhi praktik tersebut di Indonesia. Meskipun pernikahan anak telah diakui secara global sebagai bentuk pelanggaran hak asasi dan ketidakadilan gender, praktik ini masih umum terjadi di berbagai komunitas, terutama dalam masyarakat adat Batak dan Sunda. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, mengeksplorasi interaksi antara hukum adat, hukum agama, dan hukum negara dalam membentuk norma pernikahan anak. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi dampak sosial dan ekonomi dari praktik ini terhadap anak perempuan, termasuk terputusnya akses pendidikan dan meningkatnya risiko kesehatan. Kajian ini juga menyoroti peran penting tokoh adat dan agama dalam mempertahankan atau mendorong perubahan norma pernikahan di komunitas lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi pernikahan anak secara efektif, diperlukan pemahaman mendalam tentang konteks sosial-budaya dan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat lokal.