Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBINAAN KAUM PEREMPUAN GMIT SION OEPURA KUPANG SEBAGAI UPAYA MENCEGAH DAN MENGURANGI KEKERASAN PEREMPUAN Ndeo, Jeanne; Tahalele, Novi Kristiani; Tagu Sunga, Seli Antonia; Taneo, Imelda Sara
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal PkM Setiadharma April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47457/jps.v5i1.451

Abstract

Violence against women is inevitable in today’s society. This violence cannot be rejected because the apparent fact is that women cannot resist or reduce it. One of the factors causing it is the stigma about women who should be in second place in society so that they must obey and not argue, which is still rooted very firmly. On this basis, the activities of Dedication to the Society through seminars are carried out. This activity aims to shape and change the paradigm of thinking about the identity and existence of women in stigmatization so that they are capable and influential in the struggle to end violence. The methods used in this activity are lectures, discussions, opinions, and presentations. As for the outcome of this activity, the women at GMIT Jemaat Sion Oepura Kupang have a new paradigm of thinking about women, specifically their identity and their position in a patriarchal society, to reduce and break the chain of violence against women.
Melawan Diskriminasi Dan Kekerasan Terhadap Perempuan di Kota Kupang Tagu Sunga, Seli Antonia; Taneo, Imelda Sarah; Ndeo, Jeanne; Tahalele, Novi Kristiani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6001

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan di Kota Kupang. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, mengenai pentingnya menghormati hak-hak perempuan serta memberikan wawasan tentang pemberdayaan diri. Dengan demikian, program ini bertujuan membangun lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung proses reintegrasi sosial bagi para warga binaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup pendekatan edukatif berbasis diskusi interaktif serta penyuluhan partisipatif. Para peserta diberikan materi tentang hak asasi perempuan, strategi pemberdayaan diri, serta teknik mengatasi tantangan sosial yang mungkin dihadapi setelah masa pembinaan. Selain itu, sesi pendampingan psikososial turut diterapkan untuk memberikan ruang bagi warga binaan dalam mengekspresikan pengalaman mereka serta memperoleh dukungan emosional yang diperlukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman warga binaan terhadap hak-hak perempuan. Hal ini tercermin dari perubahan sikap mereka yang semakin terbuka terhadap konsep pemberdayaan diri, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menghadapi kehidupan setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan. Selain itu, interaksi sosial di dalam lapas menjadi lebih konstruktif, dengan munculnya solidaritas dan dukungan antara sesama warga binaan. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah bahwa program edukasi dan pemberdayaan memiliki dampak positif dalam mengurangi perilaku diskriminatif serta memperkuat kesiapan warga binaan untuk berintegrasi kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan serupa diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan sebagai upaya preventif dalam melindungi hak-hak perempuan serta membangun komunitas yang lebih inklusif dan berdaya.
EVALUASI PROGRAM BLENDED LEARNING TERHADAP DAYA JUANG MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL KIRKPATRICK Tagu Sunga, Seli Antonia; Tahalele, Novi Kristiani; Laia, Bazahati
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24108

Abstract

Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta memiliki mahasiswa datang dari berbagai daerah, suku, ras, budaya, karakter dan bahkan pekerjaan. STT Ekumene sendiri menerima input mahasiswa dari berbagai daerah dengan tiga jenjang pendidikan yaitu Sarjana, Magister dan Doktor. Namun dalam pelaksanaannya jenjang magister dan doktor mengalami hambatan dikarenakan latar belakang mahasiswa yang berbeda- beda yang membuat mahasiswa sulit mengikuti jadwal perkuliahan dari kampus. Program Blended Learning menjadi jawaban yang tepat atas persoalan yang dihadapi oleh mahasiswa. Blended Learning sendiri adalah pembelajaran yang memadukan pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran tatap muka secara langsung di dalam kelas. Namun dalam kenyataannya masih banyak mahasiswa yang belum mampu datang ke kampus STT Ekumene Jakarta untuk mengikuti program tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya daya juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta untuk mengikuti Program tersebut. karena perkuliahan akan dilaksanakan dengan dua metode sekaligus dan menuntut mahasiswa untuk lebih mandiri dan memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan seluruh perkuliahan. sehingga penelitian ini diangkat untuk mengetahui efektivitas program Blended Learning terhadap daya juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta. dengan menggunakan penelitian Kualitatif dengan metode observasi dan wawancara di dapati bahwa program Blended Learning dapat meningkatkan Daya Juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta. Sehingga program ini dipandang efektif dilaksanakan.