Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Salep Ektrak Daun Jamblang (Syzygium cumini) sebagai Penghambat Bakteri Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat Setiawan, Pamela Felita; Alvina, Devi; Subandriyo, Jessica Rieko; Meisy; Paramitha, Prizka Kezia; Widhiastuti, Stefani Santi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i1.6552

Abstract

Jerawat merupakan gangguan pada permukaan tubuh yang umumnya sering muncul pada wajah. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Penggunaan antibiotik memiliki efek samping pada resiko hipersensitivitas atau alergi, sehingga penggunaan bahan alami sebagai obat herbal menjadi alternatif pengobatan yang baik. Salah satu bahan alami dengan potensi antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes adalah daun tanaman jamblang dengan kandungan antibakteri. Metode pengujian daun jamblang berupa pembuatan ekstrak daun jamblang, skrining fitokimia ekstrak, formulasi salep, uji zona hambat dan uji stabilitas produk salep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan salep ekstrak daun jamblang dalam menghambat bakteri penyebab jerawat P. acnes, serta sifat fisik dan stabilitasnya selama penyimpanan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak daun jamblang memiliki kandungan flavonoid, triterpenoid, tannin, saponin, dan alkaloid. Hasil terbaik pada uji zona hambat ekstrak dan salep tampak pada konsentrasi 10% yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik terhadap P. acnes dengan diameter zona hambat 9,17 mm, sedangkan hasil uji stabilitas terbaik pada salep konsentrasi 15% dengan pH 6,5 ± 0,5, daya sebar 3,17 ± 0,26, daya lekat >2 menit. 
Salep Ektrak Daun Jamblang (Syzygium cumini) sebagai Penghambat Bakteri Propionibacterium acnes Penyebab Jerawat Setiawan, Pamela Felita; Alvina, Devi; Subandriyo, Jessica Rieko; Meisy; Paramitha, Prizka Kezia; Widhiastuti, Stefani Santi
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 9, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v9i1.6552

Abstract

Jerawat merupakan gangguan pada permukaan tubuh yang umumnya sering muncul pada wajah. Bakteri Propionibacterium acnes merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Penggunaan antibiotik memiliki efek samping pada resiko hipersensitivitas atau alergi, sehingga penggunaan bahan alami sebagai obat herbal menjadi alternatif pengobatan yang baik. Salah satu bahan alami dengan potensi antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes adalah daun tanaman jamblang dengan kandungan antibakteri. Metode pengujian daun jamblang berupa pembuatan ekstrak daun jamblang, skrining fitokimia ekstrak, formulasi salep, uji zona hambat dan uji stabilitas produk salep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan salep ekstrak daun jamblang dalam menghambat bakteri penyebab jerawat P. acnes, serta sifat fisik dan stabilitasnya selama penyimpanan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ekstrak daun jamblang memiliki kandungan flavonoid, triterpenoid, tannin, saponin, dan alkaloid. Hasil terbaik pada uji zona hambat ekstrak dan salep tampak pada konsentrasi 10% yang memiliki aktivitas antibakteri paling baik terhadap P. acnes dengan diameter zona hambat 9,17 mm, sedangkan hasil uji stabilitas terbaik pada salep konsentrasi 15% dengan pH 6,5 ± 0,5, daya sebar 3,17 ± 0,26, daya lekat >2 menit. 
The Quality of Snack Bar with Jack Bean Tempeh Flour and Red Dragon Fruit Albedo Extract Substitution Alvina, Devi; Swasti, Yuliana Reni; Pranata, Franciscus Sinung
agriTECH Vol 46, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/agritech.102485

Abstract

The snack bar is a grab-and-go food with wheat flour as the primary component. In this context, exploring alternative substitute ingredients is necessary to strengthen food security, reduce Indonesia’s dependence on wheat, and increase the nutritional content of snack bars. Generally, snack bars have a high-carbohydrate content. In this research, wheat flour was substituted with jack bean (Canavalia ensiformis) tempeh flour to enhance protein content, and red dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) albedo extract was used to improve fiber content. Therefore, this research aimed to determine the chemical, physical, microbiological, and organoleptic properties, and to identify the best formulation of snack bars using jack bean tempeh flour and red dragon fruit albedo extract as substitutes. A Completely Randomized Design (CRD) method was used with four formulation treatments. The ratios of wheat flour, jack bean tempeh flour, and red dragon fruit albedo extract in the formulation were 100:0:0 (K), 80:15:5 (A), 65:25:10 (B), and 50:35:15 (C), respectively. Significant differences were analyzed on chemical, physical, and microbiological results using One-Way ANOVA and followed by a post-hoc Duncan Multiple Range Test (DMRT). The snack bar results ranged from 9.62-18.47%, 1.13-2.40%, 16.81%-19.53%, 6.01-9.76%, 52.56-65.26%, 0.96-11.24%, 2.09-11.27%, and 15.55-32.02 N moisture, ash, fat, protein, carbohydrates, insoluble fiber, soluble fiber contents, and hardness, respectively. The microbial test met the requirements for contamination according to the Indonesian Food and Drug Authority (BPOM). The best formulation for the snack bar was identified in treatment B (65:25:10).