Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penghilangan Kadar Klorine pada Precipitate Calcium Carbonate (PCC) dengan Proses Pencucian dan Filtrasi Naldi, Nofri; Arief, Syukri; Desmiarti, Reni; Sari, Ellyta; Desfitri, Erda Rahmilaila
Eksergi Vol 20, No 3 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v20i3.9684

Abstract

Kualitas Precipitated Calcium Carbonate yang dapat digunakan di industri kertas dan cat harus bebas dari klorin, karena dapat menyebabkan korosi pada peralatan. Hasil penelitian skala pilot plant kapasitas 2 kg/jam, produk PCC masih mengandung klorin (0,73 s/d 2,02 %), sedangkan standar industri <0,001%. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan kadar klorin dengan metoda pencucian dan filtrasi tanpa vacuum dan metode kedua pencucian dan filtrasi dengan vacuum filter. Proses pencucian menggunakan air PDAM, air hujan dan aquadest dengan rasio PCC dengan air pencucinya yaitu 1:1, 1:2, 1:3 dan 1:4. PCC yang dihasilkan dari pilot plant dengan dua jenis PCC yaitu PCC dengan konsentrasi pelarut NH4Cl 12,5 g/L dan 50 g/L. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan air PDAM dapat menurunkan kadar klorin 0,0322% (NH4Cl 12,5 g/L) dan 0,0959% (NH4Cl 50 g/L) dengan metoda pencucian dan filtrasi tanpa vakum dengan rasio 1:4. Kadar klorin yang diperoleh pada metode pencucian dan filtrasi dengan vacuum filter kadar klorin menjadi 0,0203% (pelarut NH4Cl 12,5 g/L) dan 0,0364% (pelarut NH4Cl 50 g/L). Morfologi PCC dipengaruhi konsentrasi NH4Cl. Kristal kalsit untuk konsentrasi NH4Cl (12,5 g/L) dan kristal aragonit untuk konsentrasi NH4Cl 50 g/L. Ukuran partikel yang diperoleh PCC 0 - 16 µm.
pengetahuan sex education pada siswa/i kelas XI di SMA Negeri 1 Kampar Timur marlita, Lora; Naldi, Nofri
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol 1 No 4 (2023): Vol 1 No 4 Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Disaat ini pendidikan seksual menjadi hal yang sangat penting bagi masrakat khusunya di kalangan remaja karena hal ini bertujuan untuk membuat suatu sikap emosional yang sehat terhadap masalah seksual dan membimbing remaja kearah hidup sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupan seksualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Sex Education Pada Siswa/i Kelas XI di SMA Negeri 1 Kampar Timur Tahun 2023. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Adapun jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 330 dengan penarikan sampel menggunakan teknik cluster sampling sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 183 orang dengan instrument menggunakan kuesioner multiple choice questions yang terdiri dari 15 pertanyaan yang dibagikan melalui datang ke kelas-kelas di SMA Negeri 1 Kampar Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan Siswa/i berada di kategori Kurang 64 orang (35.0%), memiliki pengetahuan cukup 80 orang (43,7%), dan memiliki pengetahuan baik 39 orang (21,3%). Tingkat pengetahuan Siswa/i Kelas XI di SMA Negeri 1 Kampar Timur tentang Sex Education yaitu berpengetahuan Cukup 80 orang (43,7%). Diharapkan seluruh pihak terkait untuk membantu meningkatkan pengetahuan Siswa/i yang memiliki pengetahuan rendah atau kurang terhadap Sex Education. Kata Kunci : Pengetahuan, Sex Education, Siswa/i Kelas XI
Penghilangan Kadar Klorine pada Precipitate Calcium Carbonate (PCC) dengan Proses Pencucian dan Filtrasi Naldi, Nofri; Arief, Syukri; Desmiarti, Reni; Sari, Ellyta; Desfitri, Erda Rahmilaila
Eksergi Vol 20 No 3 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v20i3.9684

Abstract

Kualitas Precipitated Calcium Carbonate yang dapat digunakan di industri kertas dan cat harus bebas dari klorin, karena dapat menyebabkan korosi pada peralatan. Hasil penelitian skala pilot plant kapasitas 2 kg/jam, produk PCC masih mengandung klorin (0,73 s/d 2,02 %), sedangkan standar industri <0,001%. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan kadar klorin dengan metoda pencucian dan filtrasi tanpa vacuum dan metode kedua pencucian dan filtrasi dengan vacuum filter. Proses pencucian menggunakan air PDAM, air hujan dan aquadest dengan rasio PCC dengan air pencucinya yaitu 1:1, 1:2, 1:3 dan 1:4. PCC yang dihasilkan dari pilot plant dengan dua jenis PCC yaitu PCC dengan konsentrasi pelarut NH4Cl 12,5 g/L dan 50 g/L. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan air PDAM dapat menurunkan kadar klorin 0,0322% (NH4Cl 12,5 g/L) dan 0,0959% (NH4Cl 50 g/L) dengan metoda pencucian dan filtrasi tanpa vakum dengan rasio 1:4. Kadar klorin yang diperoleh pada metode pencucian dan filtrasi dengan vacuum filter kadar klorin menjadi 0,0203% (pelarut NH4Cl 12,5 g/L) dan 0,0364% (pelarut NH4Cl 50 g/L). Morfologi PCC dipengaruhi konsentrasi NH4Cl. Kristal kalsit untuk konsentrasi NH4Cl (12,5 g/L) dan kristal aragonit untuk konsentrasi NH4Cl 50 g/L. Ukuran partikel yang diperoleh PCC 0 - 16 µm.
Performance Comparison of Coagulation and Adsorption for Gambier Wastewater Treatment Using Poly Aluminium Chloride (PAC), Calcium Hypochlorite, and Activated Carbon Desfitri, Dr. Eng. Erda Rahmilaila; Bawamenewi, Setiaman; Kurinci, Wahyudiansyah; Zainal, Edwina; Naldi, Nofri; Desmiarti, Reni
Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry Vol. 15 No. 4 (2025): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/jsn.v15i4.914

Abstract

Industrial wastewater from gambier (Uncaria gambir Roxb.) extraction is characterized by high organic loads, intense coloration, and elevated levels of total dissolved solids (TDS), which often exceed regulatory discharge limits. This study evaluated the performance of two chemical coagulants, Poly Aluminium Chloride (PAC) and calcium hypochlorite (Ca(OCl)₂), and one physical adsorbent, coal-based activated carbon (CW 130 AR), in treating gambier wastewater. The experimental work assessed their effects on chemical oxygen demand (COD), TDS, and color, alongside adsorption equilibrium modeling using Langmuir and Freundlich isotherms. Results demonstrated that PAC achieved 89% COD removal, and calcium hypochlorite reached 82%. However, both coagulants were ineffective at reducing Total Dissolved Solids (TDS) and occasionally increased dissolved solids due to residual ionic species. In contrast, activated carbon achieved COD and color removal efficiencies exceeding 95%, though it provided only modest TDS removal (≈85%). Adsorption isotherm analysis confirmed that COD removal by activated carbon followed the Langmuir model (R² = 0.9488), indicating monolayer chemisorption on a homogeneous surface. Meanwhile, PAC and calcium hypochlorite showed weak conformity to Langmuir and Freundlich models, confirming coagulation/flocculation as their dominant removal mechanism. This study provides the first comparative performance evaluation of coagulation and adsorption processes for gambier industry wastewater, demonstrating that a hybrid or sequential treatment strategy can achieve more comprehensive pollutant removal. By enhancing treatment efficiency, reducing industrial effluent discharge, and enabling potential water reuse, this work supports Sustainable Development Goals (SDGs) 6 (Clean Water and Sanitation) and 12 (Responsible Consumption and Production).