Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kekerasan Seksual pada Anak Prespektif Hukum Pidana Septiani, Adinda; Primananda, Kayla; Rahmadilla, Kirana Aulia; Rahmawati, Ovia; Gustiara, Ratu Zahra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1759

Abstract

Pelecehan seksual digolongkan sebagai perilaku menyimpang karena melibatkan pemaksaan individu guna melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan rasa keinginannya, termasuk menyentuh bagian tubuh yang sensitif atau memaksanya melakukan aktivitas seksual, atau menjadikan korban sebagai pusat perhatian. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mendapatkan perspektif hukum pidana terhadap perlindungan hukum yang diberikan kepada korban kekerasan seksual, terutama anak di bawah umur. Dengan menelaah peraturan terkait misalnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 mengenai Hukum Acara Pidana, penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui peraturan perundang-undangan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa korban masih sering menjadi fokus pengabaian penegakan hukum, dalam menegakkan hukum dan menjatuhkan hukuman kepada pelanggar, sering kali melakukan kesalahan dalam melakukan hal tersebut. Secara umum, korban kejahatan yang mengerikan di Indonesia diberikan perlindungan hukum berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 (Mengenai Perlindungan Saksi dan Korban serta Hak Akses Bantuan Medis). Inisiatif ini berbeda untuk Restitusi, Kompensasi, dan Rehabilitasi, sehingga hak korban yang harus dijunjung tinggi.
Analisis Prediktif Tingkat Kecanduan Penggunaan Smartphone Pada Anak Menggunakan Algoritma C4.5 Septiani, Adinda; Cahyani, Ayu Regina Putri; Damaputra , Hoetomo; Nurfitri, Nuchi Dara; Rolastuan, Rolastuan; Purnamawati, Annida
Jurnal Komputer Antartika Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Antartika Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70052/jka.v3i4.1246

Abstract

Penggunaan smartphone yang berlebihan pada anak dan remaja usia sekolah menjadi isu penting di era digital karena dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kecanduan smartphone pada pelajar berusia 5–18 tahun berdasarkan persepsi dan pengawasan orang tua dengan menerapkan metode data mining menggunakan algoritma C4.5 pada perangkat lunak RapidMiner. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 516 orang tua di Kabupaten Karawang dengan variabel mencakup durasi penggunaan smartphone, intensitas penggunaan media sosial, dampak terhadap kegiatan belajar dan emosional, tingkat pengawasan orang tua, serta dampak kesehatan dan sosial keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma C4.5 mampu memprediksi tingkat kecanduan smartphone dengan akurasi sebesar 93.21%. Penelitian ini berkontribusi dalam mengidentifikasi faktor-faktor utama kecanduan smartphone pada anak Indonesia berdasarkan persepsi orang tua, sehingga dapat menjadi acuan dalam upaya pencegahan dan pengawasan penggunaan smartphone di kalangan pelajar.   Excessive smartphone use among school-aged children and adolescents has become an important issue in the digital era, as it can affect their social, emotional, and academic development. This study aims to predict the level of smartphone addiction among students aged 5–18 years based on parental perception and supervision by applying data mining methods using the C4.5 algorithm in RapidMiner software. Data were collected through questionnaires distributed to 517 parents in Karawang Regency, with variables including smartphone usage duration, social media usage intensity, impact on learning and emotional activities, level of parental supervision, as well as health and social impacts within the family. The results show that the C4.5 algorithm can predict the level of smartphone addiction with an accuracy of 93.21%. This study contributes to identifying the key factors of smartphone addiction among Indonesian children based on parental perceptions, providing a reference for prevention and supervision efforts in smartphone use among students.