Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revolusi Digital dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Strategi dan Implikasi untuk Masa Depan Maslani, Maslani; Haniefa, Siti Maryam; Mustofa, Syfa Fauzia; Hermawan, Teten
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i2.3158

Abstract

Pendidikan Agama Islam di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam menghadapi era digital yang terus berkembang. Artikel ini mengkaji strategi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam yang responsif terhadap revolusi digital serta implikasi jangka panjangnya. Melalui analisis literatur dan studi kasus, penulis menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dapat meningkatkan aksesibilitas, relevansi, dan efektivitas pembelajaran agama Islam. Hasil dari penelitian ini menyarankan perlunya strategi yang terintegrasi dengan baik dan pembaruan kurikulum yang terus-menerus untuk menjawab tuntutan zaman yang semakin kompleks.
Strategi Pembiasaan Sholat Subuh Pada Siswa Sekolah Dasar Intan Al-Sali: Studi Model Pelaksanaan dan Dampaknya Hermawan, Teten; Yusuf Saefulloh; Opik Taupik Kurahman
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2025): Cipulus Edu
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiasaan sholat subuh pada siswa sekolah dasar merupakan upaya penting dalam pendidikan karakter religius yang menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembiasaan sholat subuh di rumah, model pelaksanaannya, serta dampaknya terhadap karakter religius siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan siswa dan keluarganya. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, dukungan guru, dan lingkungan rumah berperan dalam meningkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Pembiasaan ini terbukti memperkuat aspek religius dan membentuk karakter disiplin siswa, menjadikannya model efektif untuk pendidikan karakter di sekolah dasar.