Rina, Ai
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Sikap Peduli Lingkungan Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas X Man 4 Tasikmalaya Rina, Ai; Wahidin, Wahidin; Arip, Asep Ginanjar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10081314

Abstract

Pembelajaran Biologi saat ini ditekankan pada peningkatan kemampuan literasi sains, karena dengan kemampuan literasi sains yang baik, peserta didik mampu tanggap dan peduli dengan keadaan alam serta berpikir kritis dan kreatif untuk merencakan pemecahan masalah yang ada di alam sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan sikap peduli lingkungan terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas X MAN 4 Tasikmalaya secara parsial maupun simultan. Medote yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan penetapan lokasi secara sengaja. Data yang digunakan diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran angket di lapangan, publikasi resmi dan literatur yang berkaitan dengan penelitian. Populasi yang diteliti adalah peserta didik Kelas X yang berjumlah 64 orang, dengan menggunakan teknik samping jenuh, hasil penyebaran kuesioner akan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa secara parsial model pembelajaran PBL yang dilaksanakan secara efektif berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains peserta didik. Secara parsial sikap peduli lingkungan tidak berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains peserta didik. Secara simultan penerapan model pembelajaran PBL yang dilaksanakan secara efektif dan sikap peduli lingkungan berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains peserta didik, dengan kontribusi sebesar 32,8% sisanya sebesar 67,2% ditentukan variabel lain yang tidak diteliti, seperti budaya, lingkungan, sikap, dan lain-lain.