Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LEGAL PROTECTION FOR WORKERS WITH A SPECIFIC TIME WORK AGREEMENT (PKWT) VIEWED FROM A LABOR LAW PERSPECTIVE Safitri, Nabila Nur
Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan Vol. 2 No. 2 (2024): September: Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan
Publisher : POLITEKNIK KETENAGAKERJAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59574/jpk.v2i2.111

Abstract

In the labour sector, an agreement is needed as something that binds both parties between the entrepreneur or employer and the worker. Agreements can be divided into two, namely agreements with a certain time and agreements with an indefinite time. In this article, it will discuss workers with fixed-term agreements, where the rights obtained are very unequal to the rights obtained by workers with indefinite-term agreements. This concerns the obligations of entrepreneurs or employers to fulfill the rights that must be given to workers. Legal protection is needed in the agreement so that workers can get legal certainty in carrying out their actions. The method used in writing is the normative legal writing method, which is based on literature study. The results and discussion of the following article are that legal protection from the state for workers, especially workers with PKWT, is contained in Law Number 13 of 2013 concerning Manpower, Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation, and Law Number 6 of 2023 regarding changes to Law Number 11 of 2022. Apart from the existence of legal protection for workers, there are still many violations that workers receive from entrepreneurs or employers due to several factors, including a job vacancy system that opens a fixed-term contract system as well as the impact of the 1998 economic crisis and the Covid-19 pandemic.
Analisis Beban Kerja di Bidang Administrasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang Aini, Shafira Nurulita; Safitri, Nabila Nur
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 13 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12807137

Abstract

Pemerintah Kota Semarang dalam melaksanakan beberapa fungsi administrasinya dibantu oleh instansi-instansi atau badan pemerintah, salah satunya adalah Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang. Hal ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Walikota Semarang No 118 Tahun 2021 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta sistem kerja badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan kota semarang. Namun, dalam menjalankan fungsi tersebut masih dapat ditemukan administrative burden dalam diri instansi tersebut. Administrative burden muncul dalam beberapa jenis dan faktor. Selain dengan munculnya administrative burden, tidak luput pula beberapa solusi yang dijadikan sebagai penyelesaian masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja di bidang administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian Kota Semarang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa poin-poin penting yang menjadi suatu beban administrasi bagi Badan Kepegawaian Daerah Kota Semarang adalah kelemahan dari sistem pemberian wewenang berupa mandat dari pemerintah pusat; dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi.