Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI PUPUK ORGANIK DALAM RANGKA MEWUJUDKAN GRESIK ZERO WASTE DI DESA RANDUAGUNG KECAMATAN KEBOMAS, KABUPATEN GRESIK Hanik, Siti Umi; Moh. Hasan Mahayudin
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): DESEMBER 2023 - MARET 2024
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v1i3.820

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan masyarakat mendapatkan nilai tambah mengenai wawasan tentang cara melakukan pengolahan sampah, pentingnya melakukan pengolahan sampah yang dapat mengurangi polusi bau, mengurangi penyebaran penyakit yang berasal dari sampah dan lingkungan yang kotor sehingga mewujudkan program Zero Waste di Desa Randuagung Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan peserta pelatihan: 1) mengetahui tentang pengelolaan sampah dengan metode pengomposan teknik takakura); 2) peserta dan warga di Desa Randuagung Kecamatan Kebomas bisa menjaga lingkungan masyarakat dalam upaya mewujudukan program zero waste.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Keterlibatan Guru terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pipit Dwi Anggraini; Adrijanti, Adrijanti; Mahayudin, Moh Hasan
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10350

Abstract

Pendidikan memainkan peranan krusial dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter Pancasila. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak dari pimpinan sekolah dan partisipasi guru terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini unik karena menyoroti kolaborasi antara pemimpin sekolah dan guru sebagai faktor kunci pembentukan karakter siswa di tingkat madrasah, yang masih jarang diteliti secara kuantitatif. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menerapkan metode pengambilan sampel secara acak yang sederhana (simple random sampling) terhadap 59 guru sebagai responden. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh positif, namun pengaruh tersebut tidak mencapai tingkat signifikansi secara statistik secara parsial (signifikansi 0,566; t hitung 0,577 < t tabel), sementara keterlibatan guru berpengaruh positif dan signifikan (signifikansi 0,004; t hitung 3,002 > t tabel). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (signifikansi 0,000; F hitung 14,331 > F tabel) dengan kontribusi sebesar 31,5% (Adjusted R Square 0,315). Artinya, keterlibatan guru memegang peran utama dalam pembentukan karakter siswa, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah tetap memberikan kontribusi positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara kepala sekolah dan guru merupakan strategi krusial dalam mengembangkan kepribadian siswa yang didasarkan pada prinsip-prinsip Pancasila.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Keterlibatan Guru terhadap Pembentukan Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Tsanawiyah Negeri Pipit Dwi Anggraini; Adrijanti, Adrijanti; Mahayudin, Moh Hasan
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10350

Abstract

Pendidikan memainkan peranan krusial dalam membentuk generasi unggul yang berkarakter Pancasila. Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak dari pimpinan sekolah dan partisipasi guru terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini unik karena menyoroti kolaborasi antara pemimpin sekolah dan guru sebagai faktor kunci pembentukan karakter siswa di tingkat madrasah, yang masih jarang diteliti secara kuantitatif. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan menerapkan metode pengambilan sampel secara acak yang sederhana (simple random sampling) terhadap 59 guru sebagai responden. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh positif, namun pengaruh tersebut tidak mencapai tingkat signifikansi secara statistik secara parsial (signifikansi 0,566; t hitung 0,577 < t tabel), sementara keterlibatan guru berpengaruh positif dan signifikan (signifikansi 0,004; t hitung 3,002 > t tabel). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pembentukan Profil Pelajar Pancasila (signifikansi 0,000; F hitung 14,331 > F tabel) dengan kontribusi sebesar 31,5% (Adjusted R Square 0,315). Artinya, keterlibatan guru memegang peran utama dalam pembentukan karakter siswa, sedangkan kepemimpinan kepala sekolah tetap memberikan kontribusi positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara kepala sekolah dan guru merupakan strategi krusial dalam mengembangkan kepribadian siswa yang didasarkan pada prinsip-prinsip Pancasila.
REVITALIZATION OF ISLAMIC EDUCATION: ADAPTIVE STRATEGIES IN FACING THE CURRENTS OF GLOBAL MODERNIZATION: REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM: STRATEGI ADAPTIF DALAM MENGHADAPI ARUS MODERNISASI GLOBAL Moh. Hasan Mahayudin
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 7 No 01 (2025): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/tabyin.v1i01.903

Abstract

This Study discusses the efforts to revitalize Islamic education in response to the increasingly complex challenges of global modernization. Modernization, marked by technological advancement, cultural globalization, and shifting social values, demands that Islamic education systems adopt adaptive strategies without compromising their core Islamic values. Using a qualitative approach based on library research, this article outlines several adaptive strategies that can be implemented by Islamic educational institutions, including the reconstruction of an integrative curriculum, transformation of pedagogy through technology, strengthening the role of teachers and institutional leadership, as well as reorientation of Islamic educational values and vision. The findings reveal that Islamic education holds great potential to become a transformative force in shaping a generation of Muslims who are excellent, moderate, and competitive in the global era. This revitalization requires the support of all stakeholders, including the government, educational institutions, educators, and the wider community.